Pemkab Maros Menggelar Festival dan Kongres Anak Tahun 2021

Kamis, 20 Mei 2021 - 15:19 WIB
loading...
Pemkab Maros Menggelar Festival dan Kongres Anak Tahun 2021
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Forum Anak Buttasalewangang (FABS) Kabupaten Maros. Foto: Istimewa
A A A
MAROS - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Forum Anak Buttasalewangang (FABS) Kabupaten Maros , melaksanakan Festival dan Kongres Anak Tahun 2021 yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Kamis (20/05/2021).

Setelah beberapa kegiatan sebelumnya yakni pergantian pengurus, pemilihan duta anak, hari ini menjadi puncak kegiatan FABS Kabupaten Maros . Bersamaan dengan pengukuhan pengurus FABS, diselenggarakan juga pengukuhan Bunda FABS.

Baca Juga: Pemkab Maros Akan Tambah Luas TPA, Begini Saran Aktivis Lingkungan

Bupati Maros, HAS Chaidir Syam yang turut hadir membuka acara menyampaikan, pentingnya anak sebagai generasi penerus dan pewaris.

"Sebagai generasi penerus dan pewaris, keberadaan anak sangat penting. Ini harus mendapatkan perhatian yang serius dengan memberikan perlindungan kepada anak dari hal-hal yang dapat merusak dan mengganggu perkembangan dan pertumbuhan anak," ucap Chaidir Syam.

Kegiatan kongres anak ini, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi forum anak se-Kabupaten Maros, tetapi menjadi ajang dalam mengidentifikasi permasalahan anak dan kebutuhan anak.

"Melalui kegiatan ini, kami dari Pemda Maros berharap dapat mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan anak yang akan menjadi masukan dalam menyusun kebijakan dan program pemenuhan hak dan perlindungan anak," lanjut Chaidir.

FABS diharap dapat memberikan contoh yang baik bagi anak-anak lainnya. Ikut andil melapor jika mendapatkan kondisi anak lain yang didiskriminasi.

Dengan forum ini, anak-anak di Kabupaten Maros dapat menuangkan bakat dan minat yang dimiliki. Sehingga mereka bisa memiliki IQ atau kecerdasan yang tinggi, EQ atau akhlak yang baik, SQ atau rajin beribadah, dan PQ atau fisik yang sehat.

Baca Juga: Bekas Penjara Kolonial Belanda di Maros Diusul Jadi Cagar Budaya
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1410 seconds (10.55#12.26)