Rindu Adik Jadi Alasan Remaja Pembunuh Polisi di Lampung Nekat Kabur dari LPKA

Selasa, 21 Mei 2024 - 23:34 WIB
loading...
Rindu Adik Jadi Alasan...
AEA (17) pembunuh anggota polisi Lampung Tengah melarikan diri dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Bandarlampung karena rindu adiknya. Foto/Ira Widyanti
A A A
PESAWARAN - Rindu kepada sang adik yang masih kecil lantaran sudah lama tidak bertemu jadi alasan AEA (17) pembunuh anggota polisi Lampung Tengah nekat melarikan diri dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Bandarlampung .

Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang telah divonis 9 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Gunung Sugih tersebut kabur dari LPKA pada Senin (20/5/2024) dini hari. Dia berhasil ditangkap kembali saat menggunakan jasa travel di Kecamatan Gading Rejo, Lampung Tengah, Selasa (21/5/2024) pagi.

Kepala LPKA Kelas IIA Bandarlampung Anggit Yongki Setiawan mengatakan, AEA mengaku kabur dari LPKA karena ingin bertemu adik kandungnya yang berada di Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah. “Pengakuannya dia ingin ketemu adiknya yang masih kecil di Kota Gajah,” ujarnya.

Baca juga; Napi Anak Pembunuh Anggota Polisi Kabur dari LPKA Bandarlampung

Anggit menjelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, seusai menemui sang adik, dia berencana untuk melarikan diri ke Jambi.

Sementara saat diwawancarai awak media, AEA mengaku melarikan diri karena sudah kangen ingin bertemu dengan sang adik yang masih berumur 6 tahun. “Saya kabur dari LPKA karena kangen sama adik, sudah lama engga ketemu,” ucap AEA dengan mata berkaca-kaca.

Untuk itu, atas perbuatannya yang telah meresahkan masyarakat Lampung Tengah, AEA menyampaikan permohonan maaf dan rasa penyesalannya. “Kepada petugas LPKA Bandarlampung, untuk Kepala LPKA pak Anggit, saya meminta maaf sebesar besarnya dan masyarakat Lampung Tengah," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti...
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti Fokus Koneksi Alumni dan Edukasi Profesi Hukum
Satgas Damai Cartenz...
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Yahukimo yang Kabur dari Lapas Wamena
UI Beri Edukasi Warga...
UI Beri Edukasi Warga Rawa Badak Selatan soal Advokasi Kepemilikan Lahan dan Kesadaran Hukum
Hari Anak Internasional,...
Hari Anak Internasional, MNC Peduli dan The Westin Resort Nusa Dua Berbagi untuk Anak-anak di Bali
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Polisi Lepas 10 Anak...
Polisi Lepas 10 Anak yang Sebelumnya Ditetapkan Tersangka Kericuhan di Bekasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Rekomendasi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved