Kendal Gempar, Beredar Video Bu Kadus Asyik Telanjang Bersama Teman Pria di Kamar Hotel
Rabu, 19 Mei 2021 - 19:05 WIB
loading...
Media sosial di kabupaten Kendal dihebohkan dengan video adegan syur dan seronok pasangan pria dan wanita. Foto/Ist.
A
A
A
KENDAL - Sebuah tayangan video berdurasi 59 detik menggemparkan Kabupaten Kendal. Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, mempertontontan pasangan pria dan wanita yang sedang telanjang sedang berbuat mesum.
Baca juga: Sakit Hati Diputus Kekasihnya, Pemuda Buton Utara Sebar Video Saat Berhubungan Seks
Melihat model tayangan videonya, rekaman video tersebut sengaja dibuat sendiri oleh pasangan yang ada dalam video tersebut. Diduga pemeran perempuan dalam video syur tersebut merupakan salah satu kepala dusun di Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.
Saat dikonfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Camat Rowosari, Saefudin mengatakan, salah seorang kepala desa yang ada di Kecamatan Rowosari, telah menemuinya dan mengadukan soal beredarnya video syur yang diduga dilakukan oleh salah satu kepala dusunnya.
Baca juga: Prajurit TNI Ditembaki di Pegunungan Bintang, Satgas TNI-Polri Kejar KKB Ngalum Kupel
"Kemarin, Selasa (18/5/2021) ada seorang kepala desa menemui saya dan menceritakan adanya video syur yang viral beredar di masyarakat. Diduga dilakukan kepala dusunnya. Masih sebatas itu saja, dan belum menunjukkan videonya," katanya, Rabu (19/5/2021).
Saefudin menjelaskan, sejauh ini belum ada aduan dari masyarakat terkait viral beredarnya video syur yang diduga dilakukan oleh pejabat dusun tersebut, dan pihak kecamatan akan bertindak jika sudah aduan dari masyarakat Rowosari.
Baca juga: Tangis Pecah di Palembang, Gubernur dan Ratusan Ulama Gelar Salat Gaib untuk Palestina
"Hingga saat ini kami pihak Kecamatan Rowosari, sama sekali belum menerima aduan beredarnya video syur tersebut. Kalau sudah ada aduan dari masyarakat baru kami bertindak. Saya saja belum melihat videonya dan baru dengar cerita video syur itu dari Kadesnya," jelasnya.
Saefudin menyayangkan tindakan atau perbuatan tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh oknum kepala dusun di Kecamatan Rowosari. Padalah oknum kepala dusun tersebut merupakan tokoh masyarakat.
"Apabila itu benar dilakukan oleh oknum kepala dusun tersebut, saya sangat menyayangkan perbuatan tidak senonoh itu. Dia itu tokoh masyarakat yang harusnya menjadi panutan warganya, ini justru berbuat asusila seperti itu," imbuhnya.
Baca juga: Mencekam, Puluhan Aparat Bersenjata Lengkap Bersiaga Usai Pembakaran Polsek Candipuro
Beredarnya video syur oknum kepala dusun ini, menjadi tontonan di masyarakat Kendal, dan banyak dari warga yang menyayangkan adegan syur tersebut, yang tidak layak dilakukan oleh seorang tokoh masyarakat.
"Saya baru dapat videonya pagi tadi dari teman, dan baru saya lihat siang ini. Kalau saya lihat adegannya memang tidak layak. Dengar-dengarnya pemerannya ada yang tokoh masyarakat, kalau benar tokoh masyarakat ya jelas tidak pantas," ujar Dimas, salah seorang warga dusun tersebut.
Baca juga: Medan Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Bentrok, Bom Molotov dan Batu Berterbangan
Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho menegaskan, pihaknya masih melakuan pendalaman dan penyelidikan tentang video yang sedang heboh ini. "Kami sudah mendalami peredaran video seronok tersebut, yang kita dalami adalah motif penyebaran dan melakukan klarifikasi sejumlah saksi," katanya.
Polisi belum memastikan siapa yang menyebarkan dan motif pelaku menyebarkan video seronok tersebut. Video syur berdurasi 59 detik tersebut, menunjukkan sepasang pria dan wanita dalam kondisi telanjang sedang berasyik masyuk mesra di tempat tidur. Video tersebut sudah beredar di masyarakat dalam dua hari terakhir ini.
Baca juga: Sakit Hati Diputus Kekasihnya, Pemuda Buton Utara Sebar Video Saat Berhubungan Seks
Melihat model tayangan videonya, rekaman video tersebut sengaja dibuat sendiri oleh pasangan yang ada dalam video tersebut. Diduga pemeran perempuan dalam video syur tersebut merupakan salah satu kepala dusun di Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.
Saat dikonfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Camat Rowosari, Saefudin mengatakan, salah seorang kepala desa yang ada di Kecamatan Rowosari, telah menemuinya dan mengadukan soal beredarnya video syur yang diduga dilakukan oleh salah satu kepala dusunnya.
Baca juga: Prajurit TNI Ditembaki di Pegunungan Bintang, Satgas TNI-Polri Kejar KKB Ngalum Kupel
"Kemarin, Selasa (18/5/2021) ada seorang kepala desa menemui saya dan menceritakan adanya video syur yang viral beredar di masyarakat. Diduga dilakukan kepala dusunnya. Masih sebatas itu saja, dan belum menunjukkan videonya," katanya, Rabu (19/5/2021).
Saefudin menjelaskan, sejauh ini belum ada aduan dari masyarakat terkait viral beredarnya video syur yang diduga dilakukan oleh pejabat dusun tersebut, dan pihak kecamatan akan bertindak jika sudah aduan dari masyarakat Rowosari.
Baca juga: Tangis Pecah di Palembang, Gubernur dan Ratusan Ulama Gelar Salat Gaib untuk Palestina
"Hingga saat ini kami pihak Kecamatan Rowosari, sama sekali belum menerima aduan beredarnya video syur tersebut. Kalau sudah ada aduan dari masyarakat baru kami bertindak. Saya saja belum melihat videonya dan baru dengar cerita video syur itu dari Kadesnya," jelasnya.
Saefudin menyayangkan tindakan atau perbuatan tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh oknum kepala dusun di Kecamatan Rowosari. Padalah oknum kepala dusun tersebut merupakan tokoh masyarakat.
"Apabila itu benar dilakukan oleh oknum kepala dusun tersebut, saya sangat menyayangkan perbuatan tidak senonoh itu. Dia itu tokoh masyarakat yang harusnya menjadi panutan warganya, ini justru berbuat asusila seperti itu," imbuhnya.
Baca juga: Mencekam, Puluhan Aparat Bersenjata Lengkap Bersiaga Usai Pembakaran Polsek Candipuro
Beredarnya video syur oknum kepala dusun ini, menjadi tontonan di masyarakat Kendal, dan banyak dari warga yang menyayangkan adegan syur tersebut, yang tidak layak dilakukan oleh seorang tokoh masyarakat.
"Saya baru dapat videonya pagi tadi dari teman, dan baru saya lihat siang ini. Kalau saya lihat adegannya memang tidak layak. Dengar-dengarnya pemerannya ada yang tokoh masyarakat, kalau benar tokoh masyarakat ya jelas tidak pantas," ujar Dimas, salah seorang warga dusun tersebut.
Baca juga: Medan Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Bentrok, Bom Molotov dan Batu Berterbangan
Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho menegaskan, pihaknya masih melakuan pendalaman dan penyelidikan tentang video yang sedang heboh ini. "Kami sudah mendalami peredaran video seronok tersebut, yang kita dalami adalah motif penyebaran dan melakukan klarifikasi sejumlah saksi," katanya.
Polisi belum memastikan siapa yang menyebarkan dan motif pelaku menyebarkan video seronok tersebut. Video syur berdurasi 59 detik tersebut, menunjukkan sepasang pria dan wanita dalam kondisi telanjang sedang berasyik masyuk mesra di tempat tidur. Video tersebut sudah beredar di masyarakat dalam dua hari terakhir ini.
(eyt)
Lihat Juga :