Teroris TPNPB OPM Sebar Hoaks Serangan Rudal, Kogabwilhan: Mereka Sembunyikan Aksi Terornya
Rabu, 19 Mei 2021 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Tindakan pemerintah terhadap kelompok teroris OPM melalui TNI-Polri ini, sudah terukur dan tegas dengan menyasar kelompok teroris OPM sebagai musuh negara, dan musuh bersama bangsa Indonesia.
"Jadi tidak benar dan mengada-ada kalau TNI-Polri menyerang warga sipil. Justru kehadiran pemerintah melalui tindakan tegas TNI-Polri untuk melindungi masyarakat dari aksi-aksi teror kelompok teroris OPM ," tegas Suriastawa.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Komisaris Besar Iqbal Alqudusy menegaskan, berita penyerangan menggunakan helikopter itu adalah hoaks dan tidak benar. "Tidak ada penyerangan dari helikopter milik TNI maupun Polri, itu berita bohong. Sedangkan rumah terbakar dalam foto itu, justru dilakukan sendiri oleh mereka ( Kelompok Teroris OPM ) di Paluga," jelasnya.
Baca juga: Palembang Zona Merah, Wanita-wanita Seksi Ini Malah Asyik Berkerumun di Kafe
Baik Suriastawa maupun Iqbal mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun Papua, dengan tanpa provokasi dan penyebaran berita bohong, karena Papua adalah bagian dari Indonesia yang sah, dan menjadi bagian seluruh komponen masyarakat Indonesia.
"Jadi tidak benar dan mengada-ada kalau TNI-Polri menyerang warga sipil. Justru kehadiran pemerintah melalui tindakan tegas TNI-Polri untuk melindungi masyarakat dari aksi-aksi teror kelompok teroris OPM ," tegas Suriastawa.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Komisaris Besar Iqbal Alqudusy menegaskan, berita penyerangan menggunakan helikopter itu adalah hoaks dan tidak benar. "Tidak ada penyerangan dari helikopter milik TNI maupun Polri, itu berita bohong. Sedangkan rumah terbakar dalam foto itu, justru dilakukan sendiri oleh mereka ( Kelompok Teroris OPM ) di Paluga," jelasnya.
Baca juga: Palembang Zona Merah, Wanita-wanita Seksi Ini Malah Asyik Berkerumun di Kafe
Baik Suriastawa maupun Iqbal mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun Papua, dengan tanpa provokasi dan penyebaran berita bohong, karena Papua adalah bagian dari Indonesia yang sah, dan menjadi bagian seluruh komponen masyarakat Indonesia.
(eyt)
Lihat Juga :