Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Markasnya Digempur Pasukan Elit TNI-Polri, Panglima TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik Sebar Video Propaganda

loading...
Markasnya Digempur Pasukan Elit TNI-Polri, Panglima TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik Sebar Video Propaganda
Panglima Tertinggi Komando Militer Daerah III TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik mengeluarkan video propaganda usai wilayahnya menjadi sasaran penyisiran Pasukan Elit TNI-Polri. Foto Ist
ILAGA - Panglima Tertinggi Komando Militer Daerah III TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik mengeluarkan video propaganda usai wilayahnya menjadi sasaran penyisiran Pasukan Elit TNI-Polri. Dalam video berdurasi 44 detik tersebut Thitus Murib Kwalik yang berpidato dengan diapit dua bendera bintang kejora mengimbau kepada semua kodap setiap wilayah harus bergerak jangan diam menonton untuk terus melawan Pasukan TNI Polri.

Thitus Murib Kwalik juga memerintahkan agar Kodap-Kodap tetap mempertahankan pos-pos yang ada anggota militer TPNPB OPM. "Kami menghadapi musuh kita dan perang ini untuk merebut hak hak rakyat Papua," kata Thitus Murib Kwalik.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suriatiawa mengaku enggan menanggapi beredarnya video tersebut.

Baca : Panglima TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik Perintahkan Lawan Pasukan TNI-Polri usai Markasnya Digempur Pasukan Elit



Sementara pada 10 Mei 2021 lalu Thitus Murib Kwalik juga telah mengeluarkan surat perintah operasi umum. Dalam Surat PO Umum yang diterima SINDOnews dan ditandatangani Panglima Tertinggi Komando Militer Daerah (Kodap) III TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik di Ilaga pada 10 Mei 2021 disebutkan agar tetap melakukan perlawanan terhadap Pasukan TNI-Polri.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Arh Reza Nur Patria juga enggan berkomentar banyak soal beredarnya surat dari pimpinan TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik.

"Terimakasih informasinya, bila ada perkembangan akan disampaikan terimakasih," kata Kapendam XVII/Cenderawasih dalam pesan WhatsApp yang diterima SINDOnews beberapa waktu lalu.

Baca juga : Disergap Pasukan Elit TNI-Polri, Anggota TPNPB OPM Lari Bersimbah Darah Tenteng AK-47

Sebelumnya pada Kamis (13/5/2021) Lesmin Walker Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau lebih dikenal dengan nama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan seorang ajudannya ditembak mati Pasukan Elit TNI-Polri. Lesmin ditembak mati setelah terjadi kontak tembak antara KKB pimpinan Lerimayu Telenggen tersebut dengan Pasukan Elit TNI yaitu Satgas Nanggala Kopassus , Yonif Raider 500/Sikatan Kodam V/Brawiijaya dan Satgas Pinang Sirih (Cakra) Kostrad.

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo mengatakan kontak tembak terjadi di Kampung Wuloni, Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 07.30 WIT. Dan menewaskan dua anggota KKB.



"Betul ada kontak tembak di sekitar Kampung Wuloni, Ilaga. Laporan yang saya dapat sampai saat ini dua orang KKB tewas dan masih diadakan pembersihan," ujar jenderal berbintang dua tersebut kepada MNC Portal Indonesia beberapa waktu lalu.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top