Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

28 Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara, TNI Terjun Evakuasi Korban

loading...
28 Rumah Terendam Banjir di Aceh Tenggara, TNI Terjun Evakuasi Korban
Sejumlah personil TNI mengevakuasi korban banjir dan membantu pemulihan pascabanjir, Minggu (16/5/2021). Foto: iNews/Muhammad Jafar
KUTACANE - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara , Sabtu (15/5/2021) malam, mengakibatkan Sungai Lawe Harum meluap , karena tidak mampu menampung debit air yang bercampur lumpur dan material kayu.

Sejumlah desa di wilayah itu pun terendam banjir sejak pukul 20.30 hingga Minggu (16/5/2021) dini hari.

Akibatnya, luapan air menyasar ke pemukiman warga dan merendam 28 unit rumah warga hingga setinggi 20 cm. Termasuk badan jalan di Empat Desa, yakni Desa Lawe Harum Dusun Lumban Sormin, Desa Penampaan, Desa Tualang Lama, dan Desa Gusung Batu Sekecamatan Deleng Pokhkisen Aceh Tenggara.

Baca juga: Air Mata Siswanti Menitik di Tepi Waduk Kedung Ombo, Adik, Anak, dan Keponakannya Tenggelam



Personil TNI dari Posramil Deleng Pokhkisen Kodim 0108/Agara terjun langsung membantu evakuasi warga yang terjebak banjir di Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (16/5/2021).

“Tadi malam hujan begitu deras, kemudian saya perintahkan personil Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen meninjau ke desa, ternyata air sudah masuk ke pemukiman dan ada rumah warga yang terendam. Para Babinsa otomatis membantu evakuasi dan mengarahkan masyarakat agar mengungsi di tempat ketinggian yang aman guna mengantisipasi banjir susulan,” ungkap Danposramil Deleng Pokhkisen, Pelda Zulkadi.

Baca juga: Panglima TPNPB OPM Thitus Murib Kwalik Perintahkan Lawan Pasukan TNI-Polri usai Markasnya Digempur Pasukan Elit

Lebih lanjut, Danposramil Pelda Zulkadi menyebutkan, ada sebagian masyarakat diarahkan ke pengungsian sementara, yakni di Gereja HKBP Salang Baru dan sebagian juga masyarakat ingin tinggal di rumah saudaranya, mengingat kapasitas pengungsian tidak cukup.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih waspada banjir susulan, dan dapat kembali ke rumah masing-masing keesokan harinya, setelah melihat kondisi curah hujan dan intensitas hujan”. ungkapnya.

Baca juga: Gempar, Maling Motor di Kuningan Diarak Warga lalu Dibuang ke Saluran Irigasi



Kondisi saat ini banjir sudah mulai surut. Personil TNI dari Posramil Delengperkison turut membantu masyarakat membersihkan rumah dari sisa-sisa lumpur yang dibawa air,serta melaksanakan gotong royong memindahkan material kayu yang membentang di jalan.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top