Pantau Tempat Wisata, Disparbud Jabar Ingatkan Wisatawan Waspadai COVID-19
Sabtu, 15 Mei 2021 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
"Prokes 3M harus benar-benar diterapkan wisatawan dan penyedia jasa wisata," tegasnya lagi.
Dedi pun menekankan pentingnya menjaga jarak antarwisatawan. Karenanya, seluruh tempat wisata di Jabar harus mematuhi aturan pembatasan kapasitas, yakni 30-50 persen dari kapasitas total tempat wisata.
"Kita main di kapasitas 30 sampai 50 persen. Lebih dari itu, tempat wisata tidak boleh lagi menerima kunjungan wisatawan," ujarnya.
Selain mengingatkan wisatawan dan pengelola tempat wisata, Dedi menyatakan, dalam upaya menekan potensi penyebaran COVID-19, pihaknya bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 juga menggelar testing, tracing, dan treatment (3T) di tempat wisata.
"Kita gelar rapid test antigen secara acak di tempat-tempat wisata. Kita sudah sebar 37.000 rapid test anitigen untuk mendukung pelaksanan 3T. Mudah-mudahan dengan rapid tes antigen acak ini, tidak banyak wisatawan yang ditemukan positif COVID-19," ungkapnya.
Lebih lanjut Dedi mengatakan, pemantauan dilakukan serentak di 108 tempat wisata yang tersebar di Jabar dengan melibatkan jajaran Disparbud kabupaten/kota hingga libur Lebaran 2021 usai.
"Sejak tanggal 5 Mei, kita sudah berkoordinasi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di libur Lebaran ini, termasuk cek lapangan dan penerapan prokes di tempat wisata," imbuhnya.
Dedi pun menekankan pentingnya menjaga jarak antarwisatawan. Karenanya, seluruh tempat wisata di Jabar harus mematuhi aturan pembatasan kapasitas, yakni 30-50 persen dari kapasitas total tempat wisata.
"Kita main di kapasitas 30 sampai 50 persen. Lebih dari itu, tempat wisata tidak boleh lagi menerima kunjungan wisatawan," ujarnya.
Selain mengingatkan wisatawan dan pengelola tempat wisata, Dedi menyatakan, dalam upaya menekan potensi penyebaran COVID-19, pihaknya bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 juga menggelar testing, tracing, dan treatment (3T) di tempat wisata.
"Kita gelar rapid test antigen secara acak di tempat-tempat wisata. Kita sudah sebar 37.000 rapid test anitigen untuk mendukung pelaksanan 3T. Mudah-mudahan dengan rapid tes antigen acak ini, tidak banyak wisatawan yang ditemukan positif COVID-19," ungkapnya.
Lebih lanjut Dedi mengatakan, pemantauan dilakukan serentak di 108 tempat wisata yang tersebar di Jabar dengan melibatkan jajaran Disparbud kabupaten/kota hingga libur Lebaran 2021 usai.
"Sejak tanggal 5 Mei, kita sudah berkoordinasi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di libur Lebaran ini, termasuk cek lapangan dan penerapan prokes di tempat wisata," imbuhnya.
Lihat Juga :