Mudik Lebaran Dilarang, Pusat Perbelanjaan Besar di Surabaya Mati Suri
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:46 WIB
loading...
Beberapa mal di Kota Surabaya masih sepi pengunjung menjelang Lebaran. Adanya pengetatan di perbatasan membuat warga jarang datang ke berbagai mal yang kerap jadi jujukan belanja. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Jelang lebaran yang biasanya menjadi panen bagi mal-mal di Kota Surabaya, tidak terjadi pada lebaran kali ini. Di tengah pembatasan serta larangan mudik , membuat mal-mal besar di Kota Surabaya sepi dari pengunjung.
Baca juga: Pasar Kaget Gasibu Penuh Sesak di Tengah Larangan Mudik, Netizen Kritisi Aturan
Seperti yang terlihat di Ciputra World Surabaya. Mal yang berada di jantung Kota Surabaya itu terlihat lenggang dan tak banyak pengunjung yang datang. Gerai-gerai pakaian serta makanan yang biasanya jadi jujukan pengunjung kini terlihat sepi.
Di berbagai sisi mal serta lantai yang terdapat banyak tenant juga sepi dan tak ada pengunjung yang berjalan-jalan. "Enak juga sih kalau sepi begini, nggak ada kerumunan," kata Widya Ningrum, salah satu pengunjung, Minggu (9/5/2021).
Baca juga: Mobil Mewah Sengaja Ditabrakkan ke Polantas, Pelakunya Diduga Anggota DPRD
Terlihat, di sepanjang tenang diskon besar-besaran dipampang untuk bisa menarik minat para pengunjung . Namun, diskon sampai 80% itu tak membuat magnet warga untuk memadati mal.
Selama ini, beberapa mal di momen jelang Lebaran selalu mengandalkan penjualan pakaian serta food and baverage. Sayangnya, kondisi pandemi serta larangan mudik dan mengurangi aktifitas di luar rumah menjadi pukulan berarti bagi mal-mal besar yang ada di Surabaya.
Baca juga: Jalur Tikus dan Hujan Lebat Membuat Ratusan Pemudik Lolos Penyekatan
Sepinya mal besar di Surabaya tak membuat pasar maupun pusat grosir sepi. Beberapa warga masih memadati pusat grosir untuk bisa berbelanja pakaian , makanan serta kebutuhan saat Lebaran.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi juga mengimbau warganya agar tidak melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Baca juga: Warga Palembang Ngotot Gelar Salat Idul Fitri, Pengurus Masjid Agung Tak Bisa Menolak
"Kita menjaga diri dan orang di sekitar kita. Maka kita menjaga orang tua kita, menjaga saudara kita. Agar kita tidak saling menularkan atau membawa dampak COVID-19 kepada keluarga kita. Karena kita tidak pernah tahu siapa di antara kita yang akan terjangkit COVID-19," kata Eri.
Saat ini, katanya, khususnya Kota Surabaya, harus tetap dijaga agar p enyebaran COVID-19 tidak kembali meningkat. Salah satu cara yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan tidak melakukan mudik dan mengurangi kerumunan di Kota Surabaya.
Baca juga: Pasar Kaget Gasibu Penuh Sesak di Tengah Larangan Mudik, Netizen Kritisi Aturan
Seperti yang terlihat di Ciputra World Surabaya. Mal yang berada di jantung Kota Surabaya itu terlihat lenggang dan tak banyak pengunjung yang datang. Gerai-gerai pakaian serta makanan yang biasanya jadi jujukan pengunjung kini terlihat sepi.
Di berbagai sisi mal serta lantai yang terdapat banyak tenant juga sepi dan tak ada pengunjung yang berjalan-jalan. "Enak juga sih kalau sepi begini, nggak ada kerumunan," kata Widya Ningrum, salah satu pengunjung, Minggu (9/5/2021).
Baca juga: Mobil Mewah Sengaja Ditabrakkan ke Polantas, Pelakunya Diduga Anggota DPRD
Terlihat, di sepanjang tenang diskon besar-besaran dipampang untuk bisa menarik minat para pengunjung . Namun, diskon sampai 80% itu tak membuat magnet warga untuk memadati mal.
Selama ini, beberapa mal di momen jelang Lebaran selalu mengandalkan penjualan pakaian serta food and baverage. Sayangnya, kondisi pandemi serta larangan mudik dan mengurangi aktifitas di luar rumah menjadi pukulan berarti bagi mal-mal besar yang ada di Surabaya.
Baca juga: Jalur Tikus dan Hujan Lebat Membuat Ratusan Pemudik Lolos Penyekatan
Sepinya mal besar di Surabaya tak membuat pasar maupun pusat grosir sepi. Beberapa warga masih memadati pusat grosir untuk bisa berbelanja pakaian , makanan serta kebutuhan saat Lebaran.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi juga mengimbau warganya agar tidak melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Baca juga: Warga Palembang Ngotot Gelar Salat Idul Fitri, Pengurus Masjid Agung Tak Bisa Menolak
"Kita menjaga diri dan orang di sekitar kita. Maka kita menjaga orang tua kita, menjaga saudara kita. Agar kita tidak saling menularkan atau membawa dampak COVID-19 kepada keluarga kita. Karena kita tidak pernah tahu siapa di antara kita yang akan terjangkit COVID-19," kata Eri.
Saat ini, katanya, khususnya Kota Surabaya, harus tetap dijaga agar p enyebaran COVID-19 tidak kembali meningkat. Salah satu cara yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan tidak melakukan mudik dan mengurangi kerumunan di Kota Surabaya.
(eyt)
Lihat Juga :