Pebisnis Logistik Sulselbar Sebut Penyesuaian Tarif Tol Tidak Rasional
Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:08 WIB
loading...
Tol layang Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Penyesuaian tarif tol di Kota Makassar dinilai akan mengerek biaya logistik, lantaran aspek rasionalisasi besaran maupun proporsional (jarak pengguna jalan) diabaikan oleh pengelola ruas bebas hambatan tersebut.
Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Sulselbar, Syaifuddin Saharudi mengatakan, penyesuaian yang tidak proporsional itu, bakal membuat komponen biaya angkutan logistik lewat tol jadi membengkak untuk seluruh jalur.
Baca juga: Pelaksanaan Halal Bihalal Dibatasi, Konvoi Malam Takbir Dilarang
Menurut dia, besaran penyesuaian tarif yang signifikan dan tidak proporsional itu, pada muaranya membuat biaya logistik menjadi nir efesien dalam skala yang lebih luas.
"Pada prinsipnya, kami dari sisi pengusaha tidak alergi dengan penyesuaian tarif tol, akan tetapi harus proporsional dan rasional. Karena kalo itu diabaikan, inefisiensi biaya logistik tidak bisa terelakkan," paparnya, Sabtu (8/5/2021).
Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Sulselbar, Syaifuddin Saharudi mengatakan, penyesuaian yang tidak proporsional itu, bakal membuat komponen biaya angkutan logistik lewat tol jadi membengkak untuk seluruh jalur.
Baca juga: Pelaksanaan Halal Bihalal Dibatasi, Konvoi Malam Takbir Dilarang
Menurut dia, besaran penyesuaian tarif yang signifikan dan tidak proporsional itu, pada muaranya membuat biaya logistik menjadi nir efesien dalam skala yang lebih luas.
"Pada prinsipnya, kami dari sisi pengusaha tidak alergi dengan penyesuaian tarif tol, akan tetapi harus proporsional dan rasional. Karena kalo itu diabaikan, inefisiensi biaya logistik tidak bisa terelakkan," paparnya, Sabtu (8/5/2021).
Lihat Juga :