Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Cegah Klaster Pasar, Sleman Gelar Vaksinasi COVID-19 Massal Pedagang di Depok

loading...
Cegah Klaster Pasar, Sleman Gelar Vaksinasi COVID-19 Massal Pedagang di Depok
Pedagang Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman mengikuti vaksn COVID-19 di Pasar Sambilegi, Sabtu (8/5/2021). Foto SINDONews
SLEMAN - Pemkab Sleman menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi para pekerja publik di Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (8/5/2021). Kegiatan ini untuk mempercepat program vaksinasi sekaligus mencegah penyebaran COVID-19 dan klaster pasar.

Tercatat ada 380 orang yang mengikuti vaksin COVID-19 massal itu. Terdiri dari pedagang pasar, buruh gendong, tukang parkir, pejaga toliet dan tenaga keamanan sebanyak 350 orang serta titipan pegawai perhotelan 30 orang. Vaksinasi ini melibatkan empat tenaga vaksinator dari Puskesmas Depok.

Bupati Sleman Kustini mengatakan kegiatan vaksinasi tersebut sebagai upaya pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang dan pembeli saat melakukan transaski jual beli. Sebab pedagangnya sudah divaksin. Sehingga diharapkan dapat meningkatan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

“Untuk itu, meski sudah divaksin, namun para pedagang pasar tetap harus menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan,” kata Kustini saat meninjau pelaksaan vaksin COVID-19 massal di pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (8/5/2021). Baca juga: WHO Beri Lampu Hijau Penggunaan Vaksin Sinopharm China



Ini merupakan vaksinasi COVID-19 massal kedua di pasar tradisional. Sebelumnya telah dilakukan vaksinasi di pasar Gentan, Sinduharjo, Ngaglik. Tercatat ada 200 orang yang mengikuti vaksin di Pasar Gentan. Nantinya pekerja publik pasar tradisonal di Sleman akan divaksinasi semua. “Untuk pelaksaaan berikutnya setelah lebaran,” paparnya

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan di Sleman ada 43 pasar tradisional. Total ada 14 ribu orang pekerja di pasar tradisional. Dari jumlah itu sudah terdaftar 10 ribu orang yang akan mengikuti vaksin. “Pasca vaksin ini diharapkan semakin terbentuk imumnya, sehingga saat melayani jual beli akan lebih aman,” terangnya.

Kepala Dinas Keseatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan untuk vaksinasi pekerja publik pasar selanjutnay akan dlakukan setelah lebaran, di antaranya di Pasar Sleman, Pasar Denggung, Pasar Cebongan dan Pasar Godean. Rata-rata jumlahnya ada 300 orang. Baca juga: Tak Hanya Pembekuan Darah, Vaksin AstraZeneca Juga Sebabkan Gangguan Imun Langka

Namun untuk menghindari kerumuanan, tempatnya tidak di pasar tapi di fasilitas publik terdekat. “Seperti pedaganag Pasar Sleman dan Denggung di Gedung Serba Guna Sleman, pedagang pasar Cebongan di kantor Kalurahan Tlogoadi,” jelasnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top