Lockdown, Warga Guatemala dan El Salvador Terancam Kelaparan

Jum'at, 22 Mei 2020 - 17:32 WIB
loading...
A A A
Protes makanan telah pecah di negara-negara termasuk Venezuela dan Chili. El Salvador dan Guatemala yang berdekatan, dua negara termiskin di Amerika, telah menanggung konsekuensi dari kebijakan lockdown yang paling ketat.

Di kota-kota dan desa-desa di kedua negara, ratusan tanda untuk meminta makanan telah muncul dan orang-orang dalam kesulitan turun ke jalan untuk mengibarkan bendera putih. Bingkisan makanan dari pemerintah dan sumbangan dari orang-orang biasa telah membantu meringankan sebagian dari kekurangan tersebut, tetapi sumber dayanya sangat terbatas.

"Kami khawatir tentang virus dan makanan, karena jika virus tidak membunuh kami, kelaparan yang akan membunuhnya," kata Jose Rodriguez (69), seorang pedagang kaki lima yang tinggal di rumah kos San Salvador lainnya bersama 100 orang lainnya.

"Kami sangat membutuhkan makanan untuk dimakan," imbuhnya. Pemerintah Guatemala mengatakan telah mengirimkan hampir 190.000 kotak makanan kepada lebih dari 1,2 juta orang, sekitar 7% dari populasi. Di El Salvador, pasukan keamanan mulai membagikan 1,7 juta kantong makanan kepada orang miskin pada hari Minggu.

Setelah pemerintah Guatemala melakukan karantina di sekitar kota Patzun yang miskin pada 5 April untuk menahan penyebaran virus itu, ratusan penghuni mulai memasang kain lap dan kain putih untuk meminta bantuan.

Gambar-gambar rumah yang dihiasi tanda-tanda putih mulai beredar di media sosial, dan fenomena itu segera menyebar ke bagian lain Guatemala, dan akhirnya, sampai ke El Salvador. Micaela Ventura, penjual sepatu berusia 24 tahun di Guatemala City, mulai menggunakan bendera sekitar enam minggu lalu.

"Kami menggunakannya karena kami membutuhkan makanan. Kami tidak punya apa-apa untuk diberikan kepada anak-anak kami, dan tidak bisa membayar kamar kami," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gawat! Puluhan Siswa...
Gawat! Puluhan Siswa dan Guru SD di Situbondo Terjangkit Cacar Air, Sekolah Lockdown
Gunungkidul Lockdown...
Gunungkidul Lockdown Antraks, Hewan Masuk Wajib Keterangan Sehat
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved