2 Tahun Tak Mudik, Belasan Penumpang Travel Gelap Ini Disekat Petugas di Tol (GT) Cileunyi

Sabtu, 08 Mei 2021 - 11:02 WIB
loading...
2 Tahun Tak Mudik, Belasan...
Nasib sial menimpa belasan penumpang travel gelap setelah dihentikan secara paksa oleh petugas di pos penyekatan gerbang Tol (GT) Cileunyi, pada Jumat (7/5/2021). Foto Mujib Prayitno
A A A
BANDUNG - Nasib sial menimpa belasan penumpang travel gelap setelah dihentikan secara paksa oleh petugas di pos penyekatan gerbang Tol (GT) Cileunyi, pada Jumat (7/5/2021). Mereka dipaksa kembali ke perantauan karena melanggar larangan mudik. Selain itu, mereka juga tak mengantongi bukti negatif COVID-19 berdasarkan tes swab PCR.

Meski telah mengetahui larangan mudik dan petugas menggelar operasi penyekatan di seluruh jalur, baik tol maupun arteri, tetapi mereka tetap memaksakan diri melakukan perjalanan mudik ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Baca juga: Sidak ke Stasiun Senen, Menhub Pastikan Penumpang Kereta Penuhi Syarat Perjalanan

Sejumlah perantau patungan dengan nominal berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per orang untuk menyewa travel gelap. Setelah dapat travel gelap, mereka berangkat dengan harapan bisa segera tiba di kampung halaman. Deri, seorang penumpan travel gelap mengatakan, bersama enam teman seperantauan di Kabupaten Purwarkarta, menyewa mobil untuk mudik ke Majenang, Cilacap. Setiap orang diminta patungan Rp200.000.

Perjalanan dari Purwarta melalui Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) hingga Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) lancar jaya. Namun setelah keluar dari gerbang Tol (GT) Cileunyi, travel gelap yang ditumpangi Deri dan kawan-kawan terkena operasi penyekatan. "Sebenarnya tahu ada larangan mudik dan penyekatan, tapi gimana lagi maksa mau mudik. Udah dua tahun enggak pulang kampung," kata Deri kepada media di pos penyekatan GT Tol Cileunyi.

Petugas memeriksa ketat sopir travel gelap dan semua penumpangnya. Lantaran terbukti kendaraan itu travel gelap untuk mengangkut pemudik, petugas pun menahan mobil itu di Mapolsek Cileunyi. Sopir travel gelap diperiksa karena melanggar UU Lalu Lintas. Sedangkan para penumpangnya dilarang mudik dna diminta kembali ke kota perantauan. "Ya kalau udah begini mah, terpaksa, mau gak mau pulang lagi ke Purwakarta," kata Deri. Baca juga: H+3 Larangan Mudik, 8 Kendaraan Diputarbalik di Posko Penyekatan Sumber Artha Bekasi

Wakasalantas Polresta Bandung AKP Adhimas Sriyono Putra mengungkapkan, Polresta Bandung akan menilang kendaraan pribadi yang dijadikan transportasi pemudik dan mengamankan mobil di Mapolsek Cileunyi hingga massa pelarangan mudik lebaran berakhir. "Para pemudik yang berada di dalam kendaraan pun dikembalikan ke daerah asal," kata AKP Adhimas.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rekomendasi
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved