Penyekatan Dimulai, Polisi Siapkan Jalur Khusus Pendatang di Perbatasan Kota Bandung

Kamis, 06 Mei 2021 - 13:30 WIB
loading...
Penyekatan Dimulai,...
Arus lalu lintas di sekitar pos penyekatan di kawasan Bundaran Cibiru, Kota Bandung. Polisi membagi dua jalur, jalur khusus kendaraan berpelat Bandung dan luar Bandung. Foto/Agung BS
A A A
BANDUNG - Kebijakan larangan mudik yang berlaku mulai hari ini, Kamis (6/5/2021) ditandai dengan mulai beroperasinya pos-pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih nekat mudik.

Seperti pos penyekatan di kawasan Bundaran Cibiru, Kota Bandung. Di lokasi tersebut, polisi sudah memberlakukan penyekatan sejak Rabu (4/5/2021) malam.

Bahkan, polisi menyiapkan jalur khusus bagi para pendatang yang akan memasuki wilayah Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan, polisi membagi jalur di wilayah perbatasan Kota Bandung-Kabupaten Bandung itu menjadi dua lajur, yakni lajur kendaraan berpelat D (Bandung) dan luar Bandung.

Polisi kemudian memeriksa para pengendara kendaraan berpelat luar Bandung di jalur khusus tersebut.

Pengendara yang tidak bisa menunjukkan syarat dokumen perjalanan, seperti surat keterangan negatif COVID-19 dan surat izin dinas dari atasannya diputarbalikkan.

Namun, upaya penyekatan sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut macet panjang. Terlebih, kawasan tersebut memang kerap macet, khususnya di saat jam masuk atau pulang kerja.

Para pengendara yang notabene pekerja asal Bandung timur, seperti Cileunyi, Rancaekek, hingga Cicalengka terpaksa harus mengantre untuk memasuki wilayah Kota Bandung tempat mereka bekerja.

"Penyekatan larangan mudik dari pagi tadi dan tadi malam itu sudah berjalan sesuai dengan SE (Surat Edaran) yang sudah kita terima. Kita ketahui bersama, untuk wilayah Kota Bandung dilakukan pengecekan dokumen kesehatan maupun dokumen izin perjalanan bagi masyarakat dari luar Kota Bandung," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Rano Hadijanto di Bundaran Cibiru, Kota Bandung.

Dia menegaskan, pengendara yang bisa menunjukkan dokumen persyaratan perjalanan diizinkan masuk wilayah Kota Bandung.

Sebaliknya, bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan dokumen perjalanan langsung diputarbalikan ke daerah asal atau kembali mengarah ke Cileunyi dan sekitarnya.

"Kendaraan plat nomor luar Bandung diberhentikan, dicek KTP-nya dari mana. Kalau dari luar Bandung, dicek dokumen kesehatan dan izin perjalanannya," jelasnya.

Baca juga: Nekat Melintas Tol Cipali Ratusan Kendaraan Pemudik Dikawal Patroli Putar Balik di Exit Gerbang Palimanan

Meski sempat menyebabkan kemacetan panjang, khususnya di kawasan Bundaran Cibiru dan sekitarnya sekitarnya, namun dia memastikan upaya penyekatan lalu lintas kendaraan di Bundaran Cibiru dan delapan titik pos penyekatan lainnya di Kota Bandung berjalan dengan baik.

Baca juga: Soal Larangan Mudik, Menkominfo: Masyarakat Harus Partisipasi Kendalikan COVID-19

"Rata-rata, tiga hingga lima kendaraan yang diputarbalikan. Itu mengindikasikan masyarakat patuh dengan baik, mereka diberi penjelasan bahwa harus dilengkapi surat izin. Dari sembilan titik (pos penyekatan) warga yang kendaraannya diputarbalikan bisa memahami," katanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup F: Swedia Temani Belanda dan Jepang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Berita Terkini
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved