Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Timur Naik Menjadi 5,17 Persen
Kamis, 06 Mei 2021 - 13:51 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jatim pada Februari 2021 sebesar 5,17%, naik 1,57% dibanding Februari 2020. Jika dibandingkan terhadap Agustus 2020, terjadi penurunan TPT sebesar 0,67%.
TPT adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja. “Dilihat dari daerah tempat tinggalnya, TPT di daerah perkotaan lebih tinggi dibanding perdesaan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Dadang Hardiwan, Kamis (6/5/2021).
Baca juga: Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Jawa Timur Stabil
Pada Februari 2021, TPT perkotaan sebesar 7,01%. Sedangkan TPT perdesaan sebesar 3,13%. Dibandingkan Februari 2020 atau sebelum pandemi COVID-19, terjadi kenaikan TPT baik di daerah perkotaan maupun perdesaan. Kenaikan TPT di perkotaan cukup tajam, yakni sebesar 2,34%.
“TPT laki-laki cenderung lebih tinggi dibanding perempuan. Pada Februari 2021, TPT laki-laki sebesar 5,88%. Jauh lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 4,17%,” ujar Dadang.
TPT laki-laki dan TPT perempuan pada Februari 2021 sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan Februari 2020. Dibandingkan Februari 2020, TPT laki-laki naik 2,31%. Sedangkan TPT perempuan naik 0,52%. Peran laki-laki cenderung sebagai kepala keluarga atau pencari nafkah utama menjadi salah satu penyebab tingginya TPT laki-laki dibanding perempuan.
“Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan pada Februari 2021, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi. Yakni sebesar 10,41%,” tandas Dadang.
TPT adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja. “Dilihat dari daerah tempat tinggalnya, TPT di daerah perkotaan lebih tinggi dibanding perdesaan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Dadang Hardiwan, Kamis (6/5/2021).
Baca juga: Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Jawa Timur Stabil
Pada Februari 2021, TPT perkotaan sebesar 7,01%. Sedangkan TPT perdesaan sebesar 3,13%. Dibandingkan Februari 2020 atau sebelum pandemi COVID-19, terjadi kenaikan TPT baik di daerah perkotaan maupun perdesaan. Kenaikan TPT di perkotaan cukup tajam, yakni sebesar 2,34%.
“TPT laki-laki cenderung lebih tinggi dibanding perempuan. Pada Februari 2021, TPT laki-laki sebesar 5,88%. Jauh lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 4,17%,” ujar Dadang.
TPT laki-laki dan TPT perempuan pada Februari 2021 sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan Februari 2020. Dibandingkan Februari 2020, TPT laki-laki naik 2,31%. Sedangkan TPT perempuan naik 0,52%. Peran laki-laki cenderung sebagai kepala keluarga atau pencari nafkah utama menjadi salah satu penyebab tingginya TPT laki-laki dibanding perempuan.
“Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan pada Februari 2021, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi. Yakni sebesar 10,41%,” tandas Dadang.
Lihat Juga :