Panen Raya, Dewan Minta Bulog Serap Beras Petani di Luwu
Rabu, 05 Mei 2021 - 18:26 WIB
loading...
A
A
A
Lisna Kepala Subdivre Bulog yang membawahi Luwu Raya dan Toraja, menjelaskan, mereka bukan bermaksud tidak ingin membantu petani khususnya di Kabupaten Luwu .
Dirinya menjelaskan, tertundanya serapan Bulog saat ini dikarenakan kendala kapasitas tampung gudang Bulog yang tidak bisa lagi menampung hasil panen petani.
"Khusus di wilayah Kabupaten Luwu, di luar wilayah Walmas, perlu kami sampaikan, Gudang Pammanu sudah full dan kondisi gudang lagi rusak," katanya.
Baca Juga: Jelang KIPP Nasional, 4 Inovator Luwu Utara Coaching Clinic Proposal
"Terus terang kami ini sebenarnya mau menyerap sebanyak banyaknya, tetapi penyaluran Bulog tidak ada sekarang, jadi beras rentan disimpan lama, penyaluran beras Bulog apakah pemerintah bisa bantu," lanjutnya.
Dijelaskan Lisna, sekarang tugas Bulog untuk bansos tidak ada, jadi kalau menyimpan lantas full dan mau dipaksanakan di mana lagi mau disimpan. "Sedangkan beras dalam gudang full, kita tidak bisa paksakan, sementara penyimpanan beras punya tata cara sendiri," sebutnya.
Dirinya menjelaskan, tertundanya serapan Bulog saat ini dikarenakan kendala kapasitas tampung gudang Bulog yang tidak bisa lagi menampung hasil panen petani.
"Khusus di wilayah Kabupaten Luwu, di luar wilayah Walmas, perlu kami sampaikan, Gudang Pammanu sudah full dan kondisi gudang lagi rusak," katanya.
Baca Juga: Jelang KIPP Nasional, 4 Inovator Luwu Utara Coaching Clinic Proposal
"Terus terang kami ini sebenarnya mau menyerap sebanyak banyaknya, tetapi penyaluran Bulog tidak ada sekarang, jadi beras rentan disimpan lama, penyaluran beras Bulog apakah pemerintah bisa bantu," lanjutnya.
Dijelaskan Lisna, sekarang tugas Bulog untuk bansos tidak ada, jadi kalau menyimpan lantas full dan mau dipaksanakan di mana lagi mau disimpan. "Sedangkan beras dalam gudang full, kita tidak bisa paksakan, sementara penyimpanan beras punya tata cara sendiri," sebutnya.
(agn)
Lihat Juga :