Panen Raya, Dewan Minta Bulog Serap Beras Petani di Luwu
Rabu, 05 Mei 2021 - 18:26 WIB
loading...
A
A
A
Wahyu Napeng, yang juga Ketua Persatuan Pengilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Luwu, mendesak pemerintah pusat menanggapi kesulitan petani di Kabupaten Luwu yang dikenal sebagai daerah lumbung padi.
Dijelaskan, Bulog mestinya mampu menyerap hasil panen petani, karena sejauh ini kuota beli padi Bulog khususnya wilayah 6 mencapai 18.000 ton.
"Kami baru saja melakukan dengar pendapat dengan Bulog Wilayah 6, ternyata serapan mereka baru 34 persen. Sehingga tidak ada alasan mereka lari dari kewajiban, membeli beras petani," katanya.
Baca Juga: Korban Kebakaran di Desa Cenning Malbar Terima Bantuan dari Pemkab Luwu Utara
Menurutnya Bulog harus mengerti kondisi petani saat ini. Di tengah Presiden Jokowi gencar mengkampanyekan Percepatan Ekonomi Nasional (PEN), justru Bulog sebagai perusahaan plat merah tidak mengambil langkah cepat menolong petani di Kabupaten Luwu.
"Kebutuhan petani saat ini mendesak, mau lebaran, belum lagi ada petani yang ingin melunasi hutang mereka karena meminjam saat mulai menanam atau ingin membayar sewa alat panen. Ini harus dipikirkan oleh Bulog dan pemerintah, termasuk Pemkab Luwu," desaknya.
Dijelaskan, Bulog mestinya mampu menyerap hasil panen petani, karena sejauh ini kuota beli padi Bulog khususnya wilayah 6 mencapai 18.000 ton.
"Kami baru saja melakukan dengar pendapat dengan Bulog Wilayah 6, ternyata serapan mereka baru 34 persen. Sehingga tidak ada alasan mereka lari dari kewajiban, membeli beras petani," katanya.
Baca Juga: Korban Kebakaran di Desa Cenning Malbar Terima Bantuan dari Pemkab Luwu Utara
Menurutnya Bulog harus mengerti kondisi petani saat ini. Di tengah Presiden Jokowi gencar mengkampanyekan Percepatan Ekonomi Nasional (PEN), justru Bulog sebagai perusahaan plat merah tidak mengambil langkah cepat menolong petani di Kabupaten Luwu.
"Kebutuhan petani saat ini mendesak, mau lebaran, belum lagi ada petani yang ingin melunasi hutang mereka karena meminjam saat mulai menanam atau ingin membayar sewa alat panen. Ini harus dipikirkan oleh Bulog dan pemerintah, termasuk Pemkab Luwu," desaknya.
Lihat Juga :