Kementerian BUMN Akan Gabungkan Bulog dengan PTPN dan RNI

Jum'at, 22 Mei 2020 - 12:28 WIB
loading...
Kementerian BUMN Akan...
Menteri BUMN Erick Thohir akan menggabungkan perusahaan milik negara kluster pangan demi penguatan kedaulatan pangan nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang menyusun rencana penggabungan perusaahan pelat merah di bidang pangan, antara lain Perum Bulog, PTPN dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI.

"Saat ini BUMN sedang menyiapkan roadmap untuk industri pangan di BUMN. Dengan penggabungan PTPN, Bulog dan RNI dalam klaster pangan akan mendorong terbentuknya rantai industri pangan yang terkonsolidasi di BUMN," ungkap Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (22/5/2020). (Baca juga: Menteri Erick Thohir Bakal Tutup 10 BUMN Sekarat, Ini Alasannya )

Menurut dia, penggabungan perusahaan-perusahaan ini juga akan mengurangi ketegantungan impor bahan pangan yang hingga kini masih banyak dilakukan perusahaan pelat merah.

"Seperti industri kesehatan, impor juga menjadi masalah krusial di industri pangan, dimana kita masih bergantung pada asing, hal ini perlu direformasi untuk memastikan ketahanan pangan di Indonesia," kata dia.

Menteri BUMN menjelaskan bahwa saat ini BUMN memiliki 130.000 ha tanah di bawah PTPN dan 140.000 ha lahan yang dimiliki oleh rakyat yang dikelola BUMN. Aset itu seharusnya dapat untuk menyeimbangkan kebutuhan 3,5 juta ton gula di Indonesia, yang mana 36% di antaranya dipenuhi oleh swasta dan 800.000-900.000 ton dari impor.

"Dengan penggabungan kluster pangan ini, kami yakin BUMN dapat mengurangi impor dan kedepannya bisa mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas tahun 2045," pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Mudik Gratis,...
Gelar Mudik Gratis, ADHI Berangkatkan 100 Ribu Lebih Pemudik ke Berbagai Daerah
Samoli Hadir di Samsat...
Samoli Hadir di Samsat Yogyakarta, Kementerian BUMN dan Jasa Raharja Apresiasi
Pupuk Kaltim Beri Penjelasan...
Pupuk Kaltim Beri Penjelasan Lengkap Terkait Ratusan Pensiunan Pegawai Gelar Demo
Pemasaran UMKM Lebih...
Pemasaran UMKM Lebih Mudah dengan Vending Machine Kerja Sama BRI dan Kementerian BUMN RI
Bupati Pelalawan Hadiri...
Bupati Pelalawan Hadiri Gerak Jalan Sehat dalam Rangka Ulang Tahun ke-25 Kementerian BUMN
Eksekutor Kebijakan...
Eksekutor Kebijakan Pro Rakyat, Erick Thohir Makin Jadi Unggulan untuk Pilpres 2024
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Prabowo: Pimpinan BUMN...
Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan
Rekomendasi
Audy Item Hamil Anak...
Audy Item Hamil Anak Ketiga di Usia 43 Tahun, Iko Uwais Akui Lebih Protektif
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved