Forkas Jatim Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi di 2021 Sulit Tercapai
Senin, 03 Mei 2021 - 10:34 WIB
loading...
Target pertumbuhan ekonomi di 2021 diperkirakan sulit untuk dicapai.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi 2021 berada di kisaran 4,5 hingga 5,5%, atau berbalik pulih dari kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar -2,07% pada 2020.
Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur (Jatim) Edy Widjanarko menyatakan bahwa, target pertumbuhan ekonomi tersebut sulit tercapai. Pertama, masih tertundanya pelaksanaan proyek pemerintah. Sehingga ada pemilahan atau pemilihan proyek yang penting dan vital untuk segera digarap.
Baca juga: Hampir Seluruh Dosen dan Karyawan Berharap Adik Bungsu Menkopolhukam Mahfud MD Nahkodai Unitomo
"Akibatnya, beberapa proyek yang direncanakan akan dilaksanakan ternyata harus ditunda karena dianggap tidak masuk proyek vital," katanya, Senin (3/5/2021).
Kedua, imbuhnya, pengeluaran rumah tangga masyarakat tidak mengalami kenaikan signifikan disaat menjelang lebaran karena adanya kebijakan larangan mudik.
Akibat larangan tersebut, masyarakat menahan untuk berbelanja. Penjualan sepatu dan garmen misalnya, tidak ada peningkatan. "Lebaran belum bisa diharapkan menjadi kegiatan yang mampu mendongkrak kinerja ekonomi di tahun ini," ujarnya.
Baca juga: Polda Jatim Ambil Bagian Dalam Pengungkapan 2,5 Ton Sabu
Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur (Jatim) Edy Widjanarko menyatakan bahwa, target pertumbuhan ekonomi tersebut sulit tercapai. Pertama, masih tertundanya pelaksanaan proyek pemerintah. Sehingga ada pemilahan atau pemilihan proyek yang penting dan vital untuk segera digarap.
Baca juga: Hampir Seluruh Dosen dan Karyawan Berharap Adik Bungsu Menkopolhukam Mahfud MD Nahkodai Unitomo
"Akibatnya, beberapa proyek yang direncanakan akan dilaksanakan ternyata harus ditunda karena dianggap tidak masuk proyek vital," katanya, Senin (3/5/2021).
Kedua, imbuhnya, pengeluaran rumah tangga masyarakat tidak mengalami kenaikan signifikan disaat menjelang lebaran karena adanya kebijakan larangan mudik.
Akibat larangan tersebut, masyarakat menahan untuk berbelanja. Penjualan sepatu dan garmen misalnya, tidak ada peningkatan. "Lebaran belum bisa diharapkan menjadi kegiatan yang mampu mendongkrak kinerja ekonomi di tahun ini," ujarnya.
Baca juga: Polda Jatim Ambil Bagian Dalam Pengungkapan 2,5 Ton Sabu
Lihat Juga :