Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Gubernur Babel Jadikan Lahan Jahe Merah sebagai Demplot

loading...
Gubernur Babel Jadikan Lahan Jahe Merah sebagai Demplot
Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman akan menjadikan lahan penanaman jahe merah milik PT. Berkah Rempah Makmur sebagai demontration plot (demplot). Foto SINDOnews
PANGKALPINANG -
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman akan menjadikan lahan penanaman jahe merah milik PT. Berkah Rempah Makmur sebagai demontration plot (demplot). Itu dilakukan, guna meyakini pembeli.Erzaldi mengatakan, tempat tersebut, selain dijadikan sebagai kunjungan pembeli, juga sebagai lokasi metode penyuluhan pertanian kepada petani, mulai dari proses pembibitan hingga panen.

"Harapannya nanti untuk memenuhi target, kita dapat mensuplai jahe merah 270 ton per bulan. Ini merupakan suatu dorongan kepada para petani kita,” ujar Erzaldi, Kamis (29/4/2021). Baca juga: BMM Produktifkan Wakaf Perkebunan Jahe Merah di Kabupaten Bogor

Ke depan, kata gubernur, pihaknya akan menyiapkan bibit jahe merah berkualitas, dikarenakan komoditi jahe punya pangsa pasar tinggi, baik di dalam negeri dan juga sebagai komoditas ekspor. "Kami terus berupaya mendorong para petani untuk menanam komoditi jahe ini. Sehingga menjadi salah satu pilihan para petani selain porang, nanas, dan manggis," katanya.

Sementara itu Direktur Utama PT. Berkah Rempah Makmur, Agus Supriyono menjelaskan, demplot itu akan dijadikan pusat bibit berkualitas khusus jahe merah. Kemudian pihaknya akan memulai memproduksi industri olahan dari jahe merah seperti minyak atsiri dan serbuk powder.



"Sesuai perintah gubernur untuk memakmurkan masyarakat kecil, kami sebagai fasilitator bertekad dapat membantu dengan berencana mendirikan pabrik di kawasan Lubuk, Kabupaten Bangka Tengah," ucapnya. Baca juga: Pencegahan Awal Diabetes, Sebaiknya Konsumsi Jahe Secara Rutin

Menurutnya, penanaman jahe merah berstandar ekspor harus menggunakan bahan organik tanpa bahan kimia. Standar operasional prosedur (SOP) ditekankan harus menggunakan bahan organik seperti kompos, kohe sapi, daun bambu, dan batang pisang. "Di samping itu kami telah membuat pupuk organik cair sendiri termasuk pestisida nabati untuk mendapatkan hasil yang berkualitas," katanya.

Terkait pangsa pasar ekspor, negara Jerman sudah mengajukan permintaan minyak atsiri, sementara negara kawasan Timur Tengah bersiap menampung serbuk powder olahan kita. Oleh karena itu dengan program Pemprov Babel mencanangkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) jahe merah, dapat membantu masyarakat berbudidaya komoditi jahe merah.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top