Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Kamis, 29 April 2021 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Atas peristiwa itu Kapolres Yalimo, AKBP Hesman S. Napitupulu beserta personil Polres Yalimo yang didukung Brimob Nusantara, tiba di Puskesmas Elelim, menemui korban penembakan baik dari TNI maupun anggota Polri
Pabung Kodim Persiapan Yalimo, Mayor Inf Try F tiba di Puskesmas Elelim, dan bertemu dengan Kapolres Yalimo membahas perkelahian antara anggota TNI dan Polri. Keduanya sama-sama bersepakat untuk memerintahakn seluruh anggota untuk menahan diri, dan tidak melakukan aksi-aksi lainya yang dapat memicu terjadinya pertikaian .
Hesman S. Napitupulu selanjutanya melakukan pertemuan dengan anggota Polsek Elelim, dan anggota BKO Brimob Polres Yalimo, serta memberikan arahan. Dalam arahan tersebut, dia meminta seluruh personel Polri untuk waspada dan tetap menahan diri , serta tidak terpancing agar hal-hal yang tidak diinginkan bersama kembali terjadi.
![Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka]()
Para anggota Polri juga diminta tidak keluar dari markas kepolisian setempat. Hesmas juga mengatakan, bahwa tim dari Polda Papua, dan Kodam Cenderawasih, akan tiba di Elelim, untuk melakukan pertemuan dengan seluruh personel Polri dan TNI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kabid Propam Polda Papua, Kombes Pol, Fernando Sanchaes Napitulu yang dikofirmasi mengatakan, telah memeriksa sejumlah oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Baca juga: Melaju Kencang Menuju Lokasi Kebakaran, Mobil Damkar Hantam Mobil Dokter Cantik
Untuk kronologis kejadian, menurut Fernando pihaknya masih belum dapat mengunkapkan kepada media karena masih dalam proses penyelidikan. Di mana untuk sementera pihaknya masih fokus untuk proses pengobatan anggota Polri yang terluka.
Fernando juga mengatakan, dalam kejadian tersebut terdapat dua aparat baik dari Polri dan TNI yang mengalami luka-luka. "Kita sudah panggil anggota Polri di sana, untuk diperiksa terkait kejadian itu. Kronologis seperti apa, kita masih melakukan pemeriksaan sehingga belum dapat saya sampaikan kepada media, karena yang korban masih dalam perawatan," tegasnya.
"Intinya sudah ditangani, kita fokus dan tangani untuk yang korban luka dahulu. Korban luka dalam insiden tersebut, dari kami (Polri) satu orang dan dari rekan kami TNI satu orang," ungkapnya.
Terkait situasi Kamtibmas saat ini, menurut Fernando telah kondusif dan terkendali. Baik anggota TNI maupun Polri sudah berada di pos masing-masing, serta menahan diri untuk tidak keluar pos. "Situasi kondusif, dan kami sudah melakukan pengecekan di Yalimo," tegasnya.
Pabung Kodim Persiapan Yalimo, Mayor Inf Try F tiba di Puskesmas Elelim, dan bertemu dengan Kapolres Yalimo membahas perkelahian antara anggota TNI dan Polri. Keduanya sama-sama bersepakat untuk memerintahakn seluruh anggota untuk menahan diri, dan tidak melakukan aksi-aksi lainya yang dapat memicu terjadinya pertikaian .
Hesman S. Napitupulu selanjutanya melakukan pertemuan dengan anggota Polsek Elelim, dan anggota BKO Brimob Polres Yalimo, serta memberikan arahan. Dalam arahan tersebut, dia meminta seluruh personel Polri untuk waspada dan tetap menahan diri , serta tidak terpancing agar hal-hal yang tidak diinginkan bersama kembali terjadi.

Para anggota Polri juga diminta tidak keluar dari markas kepolisian setempat. Hesmas juga mengatakan, bahwa tim dari Polda Papua, dan Kodam Cenderawasih, akan tiba di Elelim, untuk melakukan pertemuan dengan seluruh personel Polri dan TNI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kabid Propam Polda Papua, Kombes Pol, Fernando Sanchaes Napitulu yang dikofirmasi mengatakan, telah memeriksa sejumlah oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Baca juga: Melaju Kencang Menuju Lokasi Kebakaran, Mobil Damkar Hantam Mobil Dokter Cantik
Untuk kronologis kejadian, menurut Fernando pihaknya masih belum dapat mengunkapkan kepada media karena masih dalam proses penyelidikan. Di mana untuk sementera pihaknya masih fokus untuk proses pengobatan anggota Polri yang terluka.
Fernando juga mengatakan, dalam kejadian tersebut terdapat dua aparat baik dari Polri dan TNI yang mengalami luka-luka. "Kita sudah panggil anggota Polri di sana, untuk diperiksa terkait kejadian itu. Kronologis seperti apa, kita masih melakukan pemeriksaan sehingga belum dapat saya sampaikan kepada media, karena yang korban masih dalam perawatan," tegasnya.
"Intinya sudah ditangani, kita fokus dan tangani untuk yang korban luka dahulu. Korban luka dalam insiden tersebut, dari kami (Polri) satu orang dan dari rekan kami TNI satu orang," ungkapnya.
Terkait situasi Kamtibmas saat ini, menurut Fernando telah kondusif dan terkendali. Baik anggota TNI maupun Polri sudah berada di pos masing-masing, serta menahan diri untuk tidak keluar pos. "Situasi kondusif, dan kami sudah melakukan pengecekan di Yalimo," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :