Kisruh Wisata Religi Sunan Ampel Dipenghujung Ramadhan 1441 H
Kamis, 21 Mei 2020 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian, pihaknya tidak gegabah menyikapi kesewang-wenangan dari pihak sebelah. Gus Hifni, sapaan Ahmad Hifni Nawawi bersama pengurus Yayasan Masjid Agung Sunan Ampel ingin menyelesaikan masalah tersebut dengan damai. Hal itu lantaran kedua yayasan pengelola wisata religi ini sama-sama memiliki legal formal dan disahkan oleh kemenkumham.
Sementara itu kuasa hukum Yayasan Masjid Agung Sunan Ampel, Bachrul Amiq, menjelaskan bahwa dirinya akan mendorong kedua belah pihak untuk islah dan mengelola bersama-sama.
"Saya prihatin dengan kejadian di Ampel ini, yang saya perkirakan di Ampel itu aset publik tapi ternyata keuangannya tidak transpran, terjadi dualisme," katanya.
Amiq menegaskan, jika langkah islah gagal maka akan dilakukan langkah hukum. Pihaknya akan mendorong polisi untuk menindaklanjuti pembuatan yayasan yang mungkin saja dilakukan dengan tidak benar dan patut. "Itu ada dugaan pemalsuan. Kemudian soal keuangan yang tidak transparan, itu akan juga menjadi dugaan penggelapan," tegasnya.
Menurutnya, ada beberapa langkah hukum yang bisa diambil. Nanum ia tetap mengutakan terjadinya islah, mengingat Ampel merupakan aset religi yang menjadi episentrum umat islam. "Mudah-mudahan ini bisa tercapai. Setelah lebaran akan segera kita lakukan, kedua belah pihak untuk duduk satu meja," tandasnya.
Sementara itu kuasa hukum Yayasan Masjid Agung Sunan Ampel, Bachrul Amiq, menjelaskan bahwa dirinya akan mendorong kedua belah pihak untuk islah dan mengelola bersama-sama.
"Saya prihatin dengan kejadian di Ampel ini, yang saya perkirakan di Ampel itu aset publik tapi ternyata keuangannya tidak transpran, terjadi dualisme," katanya.
Amiq menegaskan, jika langkah islah gagal maka akan dilakukan langkah hukum. Pihaknya akan mendorong polisi untuk menindaklanjuti pembuatan yayasan yang mungkin saja dilakukan dengan tidak benar dan patut. "Itu ada dugaan pemalsuan. Kemudian soal keuangan yang tidak transparan, itu akan juga menjadi dugaan penggelapan," tegasnya.
Menurutnya, ada beberapa langkah hukum yang bisa diambil. Nanum ia tetap mengutakan terjadinya islah, mengingat Ampel merupakan aset religi yang menjadi episentrum umat islam. "Mudah-mudahan ini bisa tercapai. Setelah lebaran akan segera kita lakukan, kedua belah pihak untuk duduk satu meja," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :