Limbah Medis Berserakan di TPA Ciniru, Bupati Kuningan Akan Tindaklanjuti
Rabu, 28 April 2021 - 04:14 WIB
loading...
Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat akan mengambil langkah cepat dalam menindaklanjuti temuan limbah bekas penanganan medis yang berserakan di TPSA Ciniru. Foto SINDOnews
A
A
A
KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat akan mengambil langkah cepat dalam menindaklanjuti temuan limbah bekas penanganan medis yang berserakan di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan."Besok saya akan tertibkan, saya akan lihat samplenya, di foto bisa keliatan yang makai produk ini dan itunya," kata Bupati Kuningan Acep Purnama ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/4/2021).
Acep mengaku, akan meminta ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan untuk melakukan investigasi adanya temuan limbah bekas penanganan medis itu. Baca juga: Awas! Ada Limbah Medis Dibiarkan Berserakan di TPA Ciniru Kuningan
"Besok akan selidiki, akan menyusuruh, LH yang akan investigasi dibawanya (limbah medis itu) sama siapa, nanti keliatan. Nanti dari merek keliatan yang menggunakan produk-produk tertentu, seperti infusan kalau dipakainya si anu, pasti beda dengan rumah sakit lainnya. Mungkin bisa berbeda," beber dia.
Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kuningan marasa jengkel dengan adanya limbah medis yang ditemukan di TPSA Ciniru. Pasalnya, kasus pembuangan limbah medis ini merupakan peristiwa kedua di masa Pandemi Covid-19 terjadi selama di daerah.
"Masih ingat ketika Bulan Juni 2020 lalu? Dimana kasus buang limbah medis itu terjadi dan sekarang timbul kembali. Nah, kejadian ini sungguh sangat luar biasa, yang mesti mendapat perhatian pemerintah," ujar Sri Laelasari kepada wartawan. Baca juga: Ibu Kapolres! RSUD Sidimpuan Diduga Buang Limbah Sembarangan
Acep mengaku, akan meminta ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan untuk melakukan investigasi adanya temuan limbah bekas penanganan medis itu. Baca juga: Awas! Ada Limbah Medis Dibiarkan Berserakan di TPA Ciniru Kuningan
"Besok akan selidiki, akan menyusuruh, LH yang akan investigasi dibawanya (limbah medis itu) sama siapa, nanti keliatan. Nanti dari merek keliatan yang menggunakan produk-produk tertentu, seperti infusan kalau dipakainya si anu, pasti beda dengan rumah sakit lainnya. Mungkin bisa berbeda," beber dia.
Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kuningan marasa jengkel dengan adanya limbah medis yang ditemukan di TPSA Ciniru. Pasalnya, kasus pembuangan limbah medis ini merupakan peristiwa kedua di masa Pandemi Covid-19 terjadi selama di daerah.
"Masih ingat ketika Bulan Juni 2020 lalu? Dimana kasus buang limbah medis itu terjadi dan sekarang timbul kembali. Nah, kejadian ini sungguh sangat luar biasa, yang mesti mendapat perhatian pemerintah," ujar Sri Laelasari kepada wartawan. Baca juga: Ibu Kapolres! RSUD Sidimpuan Diduga Buang Limbah Sembarangan
Lihat Juga :