74 WNI ABK MV Princess Terkatung-katung di Pelabuhan Manila
Kamis, 21 Mei 2020 - 21:43 WIB
loading...
A
A
A
”Jadi, intinya sekarang mungkin dari Pemerintah Indonesia yang mesti turun tangan untuk melobi Pemerintah Filipina,” katanya.
(Baca: Tiba di Jakarta, 123 ABK MV Quantum of The Sea dan MV Spirit of The Wind Langsung Dites Swab)
Menurut AW, para ABK Indonesia saat ini dalam kondisi baik secara fisik. Namun dia mengkhawatirkan kondisi mental para ABK Indonesia itu bila terlalu lama di atas kapal tanpa ada sesuatu yang bisa dikerjakan.
Apalagi, mereka kerap memperoleh informasi dari grup sesama kru kapal pesiar Grup Carnival seperti ABK dari Ukraina yang melompat dari dek 12 di Eropa beberapa waktu lalu. ”Kalau saya bilang mentality setiap ABK tidak bisa diprediksi,” katanya.
Di pelabuhan Manila, kata AW, ada sekitar 20-25 kapal pesiar yang semuanya juga menggunakan ABK dari Indonesia. ”Kalau rata-rata 100 ABK, yaitu jumlah WNI yang belum bisa pulang,” katanya.
(Baca: Tiba di Jakarta, 123 ABK MV Quantum of The Sea dan MV Spirit of The Wind Langsung Dites Swab)
Menurut AW, para ABK Indonesia saat ini dalam kondisi baik secara fisik. Namun dia mengkhawatirkan kondisi mental para ABK Indonesia itu bila terlalu lama di atas kapal tanpa ada sesuatu yang bisa dikerjakan.
Apalagi, mereka kerap memperoleh informasi dari grup sesama kru kapal pesiar Grup Carnival seperti ABK dari Ukraina yang melompat dari dek 12 di Eropa beberapa waktu lalu. ”Kalau saya bilang mentality setiap ABK tidak bisa diprediksi,” katanya.
Di pelabuhan Manila, kata AW, ada sekitar 20-25 kapal pesiar yang semuanya juga menggunakan ABK dari Indonesia. ”Kalau rata-rata 100 ABK, yaitu jumlah WNI yang belum bisa pulang,” katanya.
(muh)
Lihat Juga :