Kasus KDRT Hanya Tuntut Oknum DPRD 1 Bulan Penjara, Massa HMI 'Mengamuk' di Kejari Dompu

Selasa, 27 April 2021 - 10:05 WIB
loading...
Kasus KDRT Hanya Tuntut...
Tak puas oknum anggota DPRD Dompu hanya dituntut 1 bulan penjara atas kasus KDRT, puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu mengamuk di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dompu, Selasa (27/4/2021). Foto iNews TV/Adhar P
A A A
DOMPU - Puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu mengamuk di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dompu, Selasa (27/4/2021). Mereka berteriak teriak dan mendorong aparat Kepolisian dan Kejaksaan yang mengawal aksi unjuk rasa.

Aksi saling dorong antara aparat Kepolisian dan dengan anggota HMI tidak terhindarkan lantaran massa aksi kecewa atas tuntutan jaksa penuntut umum terhadap oknum anggota DPRD Dompu berinisial Alf yang diduga telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Sri Devi.

Selain terjadi aksi saling dorong massa aksi juga menghadiahkan kejaksaan dengan membawa uang kertas bernilai Rp2.000.

Baca: Diduga Lakukan KDRT, Suami Nindy Ayunda Dijadikan Tersangka

Sulis Koordinator aksi mengungkapkan, aksi unjuk rasa yang dilakukan HMI Cabang Dompu lantaran adanya sikap kontroversi yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Dompu yang memberikan tuntutan 1 bulan penjara terkait kasus KDRT yang melibatkan Alf oknum DPRD Kabupaten Dompu.

“Sejak keputusan kontroversi tersebut sejumlah kalangan menilai pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Dompu telah mencederai dan melecehkan perempuan yang tidak mempertimbangkan hak-hak hukum perempuan yang sudah dirasakan perlakuan kasar dari oknum DPRD tersebut,” kata Sulis.

Sementara itu pihak Kejaksaan mengatakan bahwa tuntutan satu bulan penjara kasus kdrt tersebut sudah sesuai aturan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Anak Dede Sunandar Disebut...
Anak Dede Sunandar Disebut Lindungi Ibunya Saat Dugaan KDRT Terjadi
Rekomendasi
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Berita Terkini
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved