Helmy Faishal: PBNU Turunkan Tim Advokasi Dampingi Warga di Wadas

Senin, 26 April 2021 - 20:22 WIB
loading...
Helmy Faishal: PBNU...
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan menurunkan tim advokasinya untuk mendampingi warga pasca bentrok yang terjadi saat aksi penolakan tambang batu andesit di Desa adas, Purworejo. Foto Dok SINDOnews
A A A
Bentrok yang terjadi saat aksi penolakan tambang batu andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah berbuntut panjang. Salah satunya dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan menurunkan tim advokasinya untuk mendampingi warga di Wadas, Purworejo.

Sekretaris Jenderal PBNU A Helmy Faishal Zaini menyayangkan terjadinya bentrokan apalagi di tengah bulan suci Ramadhan ini. "Kita mohon aparat keamanan untuk lebih berhati-hati dan lebih bijaksana, lebih arif untuk menjaga tidak terjadi bentrok fisik," kata Sekretaris Jenderal PBNU A Helmy Faishal Zaini dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (26/4/2021).

Baca: PBNU Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Seluruh Awak KRI Nanggala-402


Selain itu, kata dia, PBNU juga meminta kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk turun tangan memediasi agar masalah ini bisa selesai.

"Pendapat sebagian kalangan yang menyatakan agar tambang tersebut dialihkan ke tempat lain mengingat jika tetap dilakukan di tempat yang sama akan menimbulkan longsor dan menimbulkan masalah di sumber mata air, perlu dipertimbangkan dan diperhatikan. Pemerintah perlu mendengar aspirasi dari masyarakat dan ahli," paparnya.

PBNU juga meminta kepada semua pihak, untuk menahan diri. "Kita harapkan masalah ini segera dicarikan solusinya, win-win solution," timpalnya.

Baca: Presiden Jokowi Perintahkan Buru OPM, Pasukan Elite TNI-Polri Bersiaga di Beoga Kabupaten Puncak

PBNU, lanjut dia, telah menugaskan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU untuk turut mengadvokasi, membangun dialog, dan memediasi konflik itu. "Kami tegaskan bahwa NU siap menjadi mediator untuk mencari jalan keluar terbaik," tandasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Bentrokan Berdarah di...
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
3 Orang Tewas dan 20...
3 Orang Tewas dan 20 Rumah Ludes Terbakar Akibat Bentrok Warga di Pulau Adonara NTT
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Rekomendasi
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved