Presiden Jokowi Perintahkan Buru OPM, Pasukan Elite TNI-Polri Bersiaga di Beoga Kabupaten Puncak
Senin, 26 April 2021 - 18:48 WIB
loading...
Sejumlah pasukan elite TNI-Polri yang telah berada di Beoga, Kabupaten Puncak bersiaga menyusul turunnya perintah Presiden Jokowi untuk memburu KKB penembak Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha. Foto Satgas TNI-Polri di Kab Puncak/Sat
A
A
A
BEOGA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau biasa disebut Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua, pascagugurnya Kabinda Papua, Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha.
"Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB," katanya, Senin (26/4/2021).
Jokowi menegaskan tidak ada tempat bagi KKB di seluruh Tanah Air di Indonesia. "Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air," tegasnya.
Sementara berdasarkan sumber SINDOnews di Beoga, Papua, sejumlah Pasukan elite TNI-Polri seperti Kopassus, Brimob, Raider telah bersiaga di Beoga, Kabupaten Puncak Papua. Selain itu ada sejumlah pasukan dari Satgas Nemangkawi dan Satgas Pamrahwan.
Baca : Kabinda Papua Gugur, Jokowi Perintahkan Panglima TNI-Kapolri Tangkap Seluruh Anggota KKB
Sebelumnya pasukan khusus tersebut telah berada di Kabupaten Puncak menyusul adanya informasi berkumpulnya sejumlah kelompok OPM di Kabupaten Puncak Papua.
Kelompok besar OPM tersebut akan melakukan bakar honai di wilayah Beoga Papua dan hal ini terbukti saat honai milik Benert Tinal, Kepala Suku Distrik Beoga dibakar pada 17 April 2021. Kemudian honai inilah yang ditinjau Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha dengan motor trail sehingga terjadi penembakan.
"Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB," katanya, Senin (26/4/2021).
Jokowi menegaskan tidak ada tempat bagi KKB di seluruh Tanah Air di Indonesia. "Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air," tegasnya.
Sementara berdasarkan sumber SINDOnews di Beoga, Papua, sejumlah Pasukan elite TNI-Polri seperti Kopassus, Brimob, Raider telah bersiaga di Beoga, Kabupaten Puncak Papua. Selain itu ada sejumlah pasukan dari Satgas Nemangkawi dan Satgas Pamrahwan.
Baca : Kabinda Papua Gugur, Jokowi Perintahkan Panglima TNI-Kapolri Tangkap Seluruh Anggota KKB
Sebelumnya pasukan khusus tersebut telah berada di Kabupaten Puncak menyusul adanya informasi berkumpulnya sejumlah kelompok OPM di Kabupaten Puncak Papua.
Kelompok besar OPM tersebut akan melakukan bakar honai di wilayah Beoga Papua dan hal ini terbukti saat honai milik Benert Tinal, Kepala Suku Distrik Beoga dibakar pada 17 April 2021. Kemudian honai inilah yang ditinjau Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha dengan motor trail sehingga terjadi penembakan.
Lihat Juga :