Dulu Desa Tertinggal, Wangisagara Kini Punya BUMDes Beromzet Rp30 Miliar
Jum'at, 23 April 2021 - 15:08 WIB
loading...
Salah satu showcase produk kerajinan warga desa di BUMDes Niagara Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Sebuah desa mampu mengangkat derajat kesejahteraan warganya melalui usaha yang dikelolanya sendiri. Seperti yang terjadi di Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung , Provinsi Jawa Barat.
Baca juga: Kisah Desa Tertinggal di Gresik yang Jadi Desa Miliarder
Desa yang dulunya sempat masuk kategori desa tertinggal itu kini memiliki lini usaha yang mampu menyejahterakan warganya. Di bawah naungan BUMDes Niagara, Desa Wangisagara ini kini memiliki PAD ratusan juta setiap tahunnya.
Baca juga: Diduga Kerap Terima Pungli, Wali Kota Bobby Nasution Copot Lurah Sidorame Timur
Hal itu karena BUMDes ini berhasil meraih omset hingga Rp30 miliar dengan laba sebesar Rp1,8 miliar per tahun. "Tahun kemarin (2020) kami menyetor untuk PADes sampai Rp780 juta," kata Direktur Utama BUMDes Niagara Neneng Santiani, Jumat (23/4/2021).
Baca juga: Kisah Desa Tertinggal di Gresik yang Jadi Desa Miliarder
Desa yang dulunya sempat masuk kategori desa tertinggal itu kini memiliki lini usaha yang mampu menyejahterakan warganya. Di bawah naungan BUMDes Niagara, Desa Wangisagara ini kini memiliki PAD ratusan juta setiap tahunnya.
Baca juga: Diduga Kerap Terima Pungli, Wali Kota Bobby Nasution Copot Lurah Sidorame Timur
Hal itu karena BUMDes ini berhasil meraih omset hingga Rp30 miliar dengan laba sebesar Rp1,8 miliar per tahun. "Tahun kemarin (2020) kami menyetor untuk PADes sampai Rp780 juta," kata Direktur Utama BUMDes Niagara Neneng Santiani, Jumat (23/4/2021).
Lihat Juga :