Dituding Intimidasi Petani Blitar untuk Proyek Greenfields, Ini Jawaban Perusahaan Perkebunan

Kamis, 22 April 2021 - 22:14 WIB
loading...
Dituding Intimidasi...
Foto/ilustrasi SINDOnews
A A A
BLITAR - PT Sari Bumi Kawi (PT SBK) menyatakan tidak pernah mengintimidas i puluhan kepala keluarga (KK) warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar untuk meninggalkan tempat tinggal mereka. Tudingan intimidasi dengan tujuan menggusur warga seiring rencana perluasan usaha peternakan sapi PT Greenfields Indonesia tersebut, dianggap tidak benar.

"PT SBK tidak pernah melakukan intimidasi kepada karyawan kebun dalam bentuk apapun," ujar Dwi Setyo Rahadi selaku kuasa Direksi PT SBK, Kamis (22/4/2021). Munculnya tudingan berawal dari PT SBK yang melepas Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kepada PT Greenfields Indonesia. Baca juga: Uang Study Tour Dialihkan ke SPP, Sekolah SMP-SMA Bintara Depok Diduga Intimidasi Siswa

PT SBK merupakan perusahaan yang mengelola perkebunan cengkeh dan teh. Dengan beralihnya HGU, kebun cengkeh dan teh seluas 467 hektar tersebut, akan diubah menjadi peternakan sapi atau Farm 3 dengan kapasitas 20 ribu ekor. Kapasitas tersebut melebihi kapasitas Farm 2 di Kecamatan Wlingi dan Farm 1 di Kabupaten Malang.

Seiring proses Izin Peralihan Hak (IPH) dari PT SBK ke PT Greenfields, sejumlah warga petani mengaku diintimidasi. Warga dipaksa angkat kaki dari lingkungan tempat tinggal mereka. Tudingan intimidasi tersebut, ditegaskan Dwi tidak pernah ada. Kalau memang ada ia mempersilakan siapapun membawa ke jalur hukum. "Kalau memang ada intimidasi silahkan dilaporkan saja," katanya.

Sementara yang dimaksud warga, kata Dwi adalah karyawan kebun PT SBK. Mereka bertempat tinggal di Dusun Tlogogentong dan Dusun Tlogomas. Jumlahnya sebanyak 35 kepala keluarga (KK) dan menempati 16 rumah. Dwi menegaskan, PT SBK tidak pernah berniat menggusur. Seiring peralihan HGU, mereka semua kata Dwi akan direlokasi ke tempat lebih layak.

Yakni di HGU 4 yang masih aktif. PT SBK telah menyiapkan tanah seluas 1,5 hektar lebih. Masing-masing kepala keluarga akan mendapat bagian 400 meter persegi. Selain rumah untuk tempat tinggal, PT SBK juga membangunkan masing-masing kandang ternak.

Termasuk rumah yang saat ini dibangunkan perusahaan untuk karyawan atau pekerja kebun, juga akan diberikan ke warga. "Proses relokasi berlangsung bertahap dan tidak berada di wilayah terpencil," kata Dwi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Rekomendasi
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved