Kebijakan Masuk Kalteng Wajib Swab PCR Harus Dikaji Ulang

Selasa, 20 April 2021 - 13:11 WIB
loading...
Kebijakan Masuk Kalteng...
Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Bambang Suherman angkat suara terkait keresahan masyarakat soal wajib tes RT PCR atau swab untuk masuk Kalteng via laut dan udara. iNews TV/Sigit
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Bambang Suherman angkat suara terkait keresahan masyarakat soal wajib tes RT PCR atau swab untuk masuk Kalteng via laut dan udara.

Terkait itu, iameminta Pemerintah Provinsi Kalteng dapat mengkaji ulang kebijakan tersebut dengan pengecualian. "Setelah kita mencermati dan mendengarkan suara-suara masyarakat kecil, intinya ini perlu ada pengkajian ulang. Mungkin aturan ini diperuntukkan bagi pengusaha ataupun bagi wisatawan," kata Bambang Suherman, Selasa, 20 April 2021.

Dia menyebutkan,tujuan dari kebijakan tersebut bagus, yaitu untuk menekan dan memutuskan rantai penyebaran covid-19. Namun, juga harus memperhatikan dampaknya dari sisi yang lain.

"Jangan sampai kebijakan tersebut seolah-olah tidak mencerminkan rasa keadilan di masyarakat. Jadi jangan dipukul rata. Kasihan para adik-adik pelajar dan mahasiswa Kaltengyang kuliah di luar daerah," sebutnya. Baca: Kebakaran Hebat Hanguskan Satu Rumah Panggung dan Warung di Musi Rawas.

Bambang menambahkan, secara luas nanti perekonomian akan terganggu. Jangan-jangan nanti para pengusaha tidak mau masuk Kalteng dengan peraturan yang ruwet dan harga swab tinggi. "Sudah tiket mahal, ditambah beban swab PCR. Tentu ini beban yang cukup tinggi bagi masyarakat kita," pungkasnya.

Dirinya mendorong pemdauntuk tegas dan membuat suatu kebijakan terkait edaran pemprov tersebut.Bambang menambahkan, penanganan antara ekonomi dengan kesehatan ini tidak bisa dipisahkan. Jangan sampai kebijakan yang diambil ini justru akan berdampak pada ekonomi. Baca Juga: Dukung Larangan Mudik Lebaran, Mulai 6 Mei Bandara Juanda Batasi Layanan Penerbangan.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Program Huma Betang...
Program Huma Betang di Kalteng Tonggak Reformasi Pendidikan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran...
Gubernur Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Membangun Kalteng
Petani Kalteng Dukung...
Petani Kalteng Dukung 100 Persen Program Cetak Sawah Rakyat
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved