Demo Tolak UU TNI di Malang Ricuh, Sejumlah Aparat dan Demonstrans Terluka
Minggu, 23 Maret 2025 - 22:58 WIB
loading...
Demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang TNI di Kota Malang ricuh, Minggu (23/3/2025). FOTO/AVIRISTA MIDAADA
A
A
A
MALANG - Demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang TNI di Kota Malang ricuh. Enam petugas keamanan dan sejumlah demonstran luka-luka usai baku hantam.
Korban luka dievakuasi dengan beberapa ambulan dari tim medis yang sudah bersiaga sejak Minggu (23/3/2025) sore. Petugas kesehatan memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mayoritas mengalami luka di bagian kepala akibat benturan dan pukulan.
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah menyatakan, setidaknya ada enam aparat keamanan terdiri dari lima orang polisi dan satu orang TNI, yang mengalami luka-luka. Korban sudah dievakuasi dengan ambulan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.
"Tadi ada disampaikan ada korban, tapi korbannya dari teman-teman aparat dari Polri ada 5 korban dari TNI, ada satu korban. Jadi total korban sebenarnya ini masih enam dan mudah-mudahan tidak bertambah lagi," ucap Rimzah ditemui pada Minggu (23/3/2025) malam.
Korban luka dievakuasi dengan beberapa ambulan dari tim medis yang sudah bersiaga sejak Minggu (23/3/2025) sore. Petugas kesehatan memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mayoritas mengalami luka di bagian kepala akibat benturan dan pukulan.
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah menyatakan, setidaknya ada enam aparat keamanan terdiri dari lima orang polisi dan satu orang TNI, yang mengalami luka-luka. Korban sudah dievakuasi dengan ambulan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.
"Tadi ada disampaikan ada korban, tapi korbannya dari teman-teman aparat dari Polri ada 5 korban dari TNI, ada satu korban. Jadi total korban sebenarnya ini masih enam dan mudah-mudahan tidak bertambah lagi," ucap Rimzah ditemui pada Minggu (23/3/2025) malam.
Lihat Juga :