Wali Kota Makassar Diminta Beri Alasan Kuat Pembatalan Lelang Jabatan

Senin, 19 April 2021 - 07:33 WIB
loading...
Wali Kota Makassar Diminta...
Rencana pembatalan lelang jabatan oleh Wali Kota Makassar hingga kini masih belum disepakati Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Rencana pembatalan lelang jabatan oleh Wali Kota Makassar hingga kini masih belum disepakati Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Pemerintah kota (Pemkot) Makassar diminta beri alasan kuat.

Asisten KASN Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Wilayah II, Tonny Sitorus mengatakan, keputusan tersebut telah diajukan pihaknya ke Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto saat pertemuan bersama Jumat, 16 April lalu.

Wali Kota Makassar diminta untuk segera mengajukan data-data pendukung yang dibutuhkan sebagai alasan kuat dibatalkannya lelang.

"Jadi Pak Wakil Ketua (KASN) telah menerima Pak Wali, Pak Danny Pomanto. Dia sampaikan hasil seleksi terbuka kemarin. Jawaban dari pimpinan kami pak wakil ketua, bahwa kalau itu tidak jadi dilaksanakan, maka Wali Kota diminta melengkapi data pendukung alasan mengapa lelang tidak dilaksanakan," terang dia.

Data tersebut harus mendampingi surat pembatalan yang diajukan sebelumnya oleh Wali Kota. Nantinya data terdebut akan dijadikan bahan untuk rapat pimpinan dalam pengambilan keputusan di KASN.

Baca Juga: KASN Minta Wali Kota Makassar Lanjutkan Lelang Jabatan Era Prof Rudy

Pihaknya sendiri masih menunggu, hingga saat ini data pendukung yang diminta belum juga diserahkan oleh pemerintah kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Dukung Caleg DPR RI,...
Dukung Caleg DPR RI, Camat hingga Kepala Dinas di Pandeglang Dijatuhi Sanksi
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Ketua KASN: Politik...
Ketua KASN: Politik Kerap Menyeret Keterlibatan ASN dalam Pemilu
KASN Perintahkan Pj...
KASN Perintahkan Pj Bupati Intan Jaya Batalkan SK Mutasi Pejabat yang Tuai Polemik
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Rekomendasi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved