Balap Liar Usai Sahur Dibubarkan Polisi, Puluhan Pemuda Tunggang Langgang
Sabtu, 17 April 2021 - 14:42 WIB
loading...
Petugas dari Polres Cimahi saat melakukan razia kepada pemuda yang diduga melakukan balapan liar, sementara sejumlah pengendara motor yang akan balapan memilih untuk memutar arah karena khawatir kena razia. Foto/Istimewa
A
A
A
CIMAHI - Aksi balapan liar puluhan remaja tanggung setiap habis sahur dan menjelang berbuka di daerah Margaasih, yang masuk wilayah hukum Polres Cimahi, membuat masyarakat resah.
Pasalnya mereka memanfaatkan ruas jalan Gerbang Tol Margaasih yang kondisinya lurus untuk adu cepat kuda besi sehingga mengancam keselamatan warga lainnya dan mengganggu ketertiban umum.
Salah seorang warga sekitar Asep (49) mengatakan, para remaja itu melakukan aksi balapannya selepas sahur. Motor yang digunakan juga bukan motor standar karena knalpotnya sudah diganti sehingga memekakan telinga.
"Sangat mengganggu, selain karena berisik juga membahayakan pengguna jalan lainnya," ucapnya, Sabtu (17/4/2021).
Baca juga: Unik Nih! Bayi Kembar Tiga di Pangandaran Diberi Nama Rumah Sakit
Menurutnya, aksi balapan juga sering kali dilakukan menjelang berbuka puasa. Sepertinya sudah menjadi tradisi bagi anak-anak muda tersebut, setiap kali bulan puasa sambil ngabuburit (nunggu waktu buka), melakukan balapan liar. Aksi mereka mengganggu warga yang istirahat dan yang sedang beribadah.
"Warga mendukung kalau ada razia sama polisi, bagusnya tiap hari dirazia biar tidak ada lagi yang balapan liar," tuturnya.
Pasalnya mereka memanfaatkan ruas jalan Gerbang Tol Margaasih yang kondisinya lurus untuk adu cepat kuda besi sehingga mengancam keselamatan warga lainnya dan mengganggu ketertiban umum.
Salah seorang warga sekitar Asep (49) mengatakan, para remaja itu melakukan aksi balapannya selepas sahur. Motor yang digunakan juga bukan motor standar karena knalpotnya sudah diganti sehingga memekakan telinga.
"Sangat mengganggu, selain karena berisik juga membahayakan pengguna jalan lainnya," ucapnya, Sabtu (17/4/2021).
Baca juga: Unik Nih! Bayi Kembar Tiga di Pangandaran Diberi Nama Rumah Sakit
Menurutnya, aksi balapan juga sering kali dilakukan menjelang berbuka puasa. Sepertinya sudah menjadi tradisi bagi anak-anak muda tersebut, setiap kali bulan puasa sambil ngabuburit (nunggu waktu buka), melakukan balapan liar. Aksi mereka mengganggu warga yang istirahat dan yang sedang beribadah.
"Warga mendukung kalau ada razia sama polisi, bagusnya tiap hari dirazia biar tidak ada lagi yang balapan liar," tuturnya.
Lihat Juga :