Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Peserta Program Kartu Prakerja di Jabar Serbu Pelatihan Jadi Youtuber

loading...
Peserta Program Kartu Prakerja di Jabar Serbu Pelatihan Jadi Youtuber
Peserta program Kartu Prakerja di Jabar, paling meminati pelatihan Youtuber. Foto/Ilustrasi
BANDUNG - Peserta program Kartu Prakerja 2020 di Provinsi Jawa Barat paling meminati pelatihan Youtuber dalam aplikasi yang diajukan. Selain menjadi content creator Youtuber , peserta juga meminati pelatihan tukang cukur pria (barber) dan salon rumahan (kapster).

Baca juga: 2 YouTuber Divonis 8 Bulan Gara-gara Sebar Hoaks Polisi Nunggak Pajak

Pelatihan lain yang paling diminati, yakni pelatihan penjualan (sales), pemasaran (marketing), serta kuliner (food and baverage). Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja , Denni Puspa Purbasari mengatakan, peserta Kartu Prakerja 2020 di Jabar mencapai 800.000 orang. Sementara pada 2021, Jabar mendapat jatah 326.261 orang dari total target nasional 2,7 juta orang.





"Sebenarnya platform lain juga ada, tetapi yang paling banyak diminati peserta dari Jabar adalah gaya hidup, termasuk di dalamnya pelatihan barber, salon rumahan, Youtuber , dan membuat masker. Kemudian bidang penjualan dan pemasaran, serta bidang kuliner," tutur Denni.

Baca juga: Makassar Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Saling Serang Saat Salat Tarawih

Hingga kuartal pertama 2021, lanjut Denni, total Kartu Prakerja sudah memasuki 16 gelombang. Denni menyarankan, sebelum menentukan jenis pelatihan yang akan diambil, sebaiknya peserta mencocokkan minat dan bakat dengan melakukan pencocokan minat dan bakat aplikasi machine learning.

"Dengan aplikasi itu yang kita sediakan, nanti peserta bisa mencocokkan jenis pelatihan yang bisa diambil sesuai minat dan kemampuan" jelas Denni.

Baca juga: Medan Gempar, 2 Kelompok Remaja Saling Lempar Petasan Lalu Tawuran

Denni pun menyatakan siap memenuhi keinginan Pemprov Jabar, agar Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyediakan jenis pelatihan yang sejalan dengan program pembangunan Jabar, seperti pelatihan bidang pariwisata dan pertanian.



"Kita akan upayakan itu seperti pelatihan IT , pertanian, dan pariwisata. Intinya kita dukung program Provinsi Jabar yang sedang berjalan," katanya.

Pemprov Jabar sendiri sudah berkomitmen menyukseskan program Kartu Prakerja yang ditandai dengan dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Setiawan Wangsaatmaja dan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (12/4/2021) lalu.

Baca juga: Indramayu Gempar Ada Pesantren Gelar Salat Tarawih Hanya 6 Menit, Ini Kata MUI Jabar
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top