Tak Dapat Kucuran Anggaran, Pertumbuhan RTH Makassar Berjalan Lambat

Senin, 12 April 2021 - 08:30 WIB
loading...
Tak Dapat Kucuran Anggaran,...
Pertumbuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Makassar masih sangat lambat. Diproyeksi tumbuh jauh di bawah 1% per tahun. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pertumbuhan Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) di Kota Makassar masih sangat lambat. Diproyeksi tumbuh jauh di bawah 1% per tahun. Hal tersebut diakui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar .

Berdasarkan data luasan RTH Kota Makassar per 2020, total luasan RTH milik Pemkot dikalkulasi hanya sebesar 7,48% atau hanya sebanyak 14 km² yang tersebar dari total luasan Makassar sebesar 199,3 km² persegi.

Tak adanya anggaran pembebasan lahan membuat pertumbuhan RTH Kota Makassar sangat lambat. Apalagi beberapa tahun belakangan pertumbuhan menunjukkan tren negatif, jumlah RTH justru kian menyusut akibat adanya pertumbuhan proyek yang mengharuskan median dan lahan harus digunakan.

Kepala Bidang RTH DLH Kota Makassar, Bahar Chambolong mengatakan Makassar setidaknya secara bertahap harus menyediakan luasan lahan secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca Juga: DLH Makassar Tanam 600 Pohon Hadirkan Jalur Hijau

Hanya saja, pemenuhan kebutuhan lahan di Kota Makassar cukup sulit lantaran hampir keselurahan sudutnya telah ditempati. Dia mengatakan untuk menyediakan 200 hektare saja diakui sangat tidak memungkinkan.

"Ini tumbuh sangat minim jauh di bawah 1% per tahun. Kalau sesuai regulasi itu kebutuhan kita sebenarnya yang harus disediakan 30% atau 20% untuk publik dan 10% untuk privat, nah persoalannya kita punya luas wilayah ini nda ada, bahkan untuk sampai 200 hektare saja tidak ada (lahan)," katanya.

Dirinya cukup berharap ada anggaran khusus yang dapat digunakan untuk menambah luasan lahan.

Lebih lanjut, meski penambahan diakui sangat sulit, untuk sementara pihaknya fokus untuk memperbanyak jalur hijau kota. Dimana penambahan pohon akan terus digenjot.

Hingga saat ini, total pohon milik Pemkot Makassar telah ada sebanyak 60.000 lebih.

"Kalau penghijauan kita sudah luar biasa kita punya di Kota Makassar. Kita sudah punya kurang lebih 60.000 pohon, sekarang kan kita tidak ada program penambahan lahan. Jadi kita itu fokus tanami saja median jalan," katanya.

Sebagai contoh, dengan adanya bantuan penambahan dari pihak kontraktor sebagai bentuk kompensasi median jalan, semisal di Jalan AP Pettarani dimana ada sebanyak 5.060 pohon di 14 kecamatan yang ditanam.

Baca Juga: 11 Ruang Terbuka Hijau akan Dibangun di Makassar

Selain itu, sebanyak 400 pot bunga dan perdu juga akan ditanam di sepanjang jalan di AP Pettarani menggantikan median jalan di sana.

"Jadi ini sebagai bentuk kompensasi, ada pot itu yang sekarang dipasang di bawah tol layang, nanti ditanami bunga juga dan perdu, jumlahnya ada sebanyak 400 pot total itu sampai ujung. Dan yang pohon itu di 14 kecamatan yang telah ditanami padahal yang dia kasi hilang itu di sepanjang Pettarani cuma sekitar 500 pohon yang dia tebang," jelasnya.

Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar sebelumnya telah meminta agar ada anggaran khusus yang disisihkan untuk menambah luasan lahan RTH di Kota Makassar.

Minimnya pertumbuhan lahan menjadi alasan penganggaran untuk penyediaan lahan harus diadakan. Apalagi kata dia, cukup banyak lahan terbengkalai yang tidak diketahui statusnya.

"Karena teman-teman pengembang ini bilang pemerintah beli saja (lahannya). Karena kalau milik kita, itu terserah kita mau apakan," ujarnya.

Baca Juga: Dewan Minta Pemkot Makassar Percepat Peningkatan RTH Lewat CSR
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taman Bendera Pusaka...
Taman Bendera Pusaka Buka 24 Jam, Bukan Tempat untuk Tidur
Pasar Barito Dibongkar,...
Pasar Barito Dibongkar, Pramono Sebut untuk Memperluas Ruang Terbuka Hijau
Perbanyak Ruang Terbuka...
Perbanyak Ruang Terbuka Hijau di Jakarta, Pramono Bakal Bangun Taman di Kolong Tol
Kejar Target RTH 30%,...
Kejar Target RTH 30%, Pansus DPRD Kota Bogor Kebut Pembahasan Perubahan Perda
Lahan Fasum Kalideres...
Lahan Fasum Kalideres Permai Harusnya Hijau malah Dikuasai Bangunan Liar
Terus Berinovasi, RPTRA...
Terus Berinovasi, RPTRA Ria Damkar Joglo 2 Manfaatkan Lahan untuk Food Estate
Jakarta Perkuat Ruang...
Jakarta Perkuat Ruang Hijau, Kontribusi Pajak Warga Jadi Penopang
Inovasi Beton SIG Dukung...
Inovasi Beton SIG Dukung Pembangunan Ruang Hijau dan Kota Berkelanjutan
Bukan Cuma Gedung Tinggi,...
Bukan Cuma Gedung Tinggi, Unika Atma Jaya Punya Ruang Terbuka Hijau di Tengah Jakarta
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved