Rancangan Tata Ruang Kota Gorontalo ke Depan Lebih Ramah Lingkungan

Kamis, 04 November 2021 - 21:47 WIB
loading...
Rancangan Tata Ruang...
Pemko Gorontalo tengah merancang tata ruang kota Gorontalo dalam 20 tahun ke depan agar lebih ramah lingkungan. Usulan rancangan itu akan dituangkan dalam perwali
A A A
KOTA GORONTALO - Pemerintah Kota (Pemko) Gorontalo tengah merancang tata ruang kota Gorontalo dalam 20 tahun ke depan agar lebih ramah lingkungan. Usulan rancangan itu akan dituangkan dalam bentuk peraturan Wali Kota Gorontalo tentang tata ruang Kota Gorontalo 2021-2041.

"Isu yang mendasari usulan penataan tata ruang ke depan ada dua. Pertama menghindari daerah rawan bencana, dan kedua penetapan lahan pangan pertanian berkelanjutan," kata Wali Kota Gorontalo Marten Taha pada kick off rapat lintas sektor bersama Kementerian Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis (4/11/21).

Menurut Marten, perencanaan penataan kota harus dipikirkan dari sekarang. Bertambahnya populasi penduduk akan mempengaruhi wajah kota Gorontalo dengan terjadinya perluasan pembangunan. Sehingga menurutnya pembangunan infrastruktur harus relevan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dibuat saat ini.

"Jika kita tidak lakukan antisipasi dari sekarang, dikhawatirkan akan seperti wilayah rawan bencana lainnya. Ketika likuifaksi banyak korban meninggal karena bermukim di kawasan rawan bencana," ujar Marten didampingi Ketua DPRD Kota Gorontalo, Kepala Bapppeda, Kadis PUPR, Kepala BLH serta Kabag Hukum Kota Gorontalo.

Menurut Marten bencana gempa bumi dengan risiko tinggi sangat berpotensi terjadi bila melihat peta patahan gempa berada di sisi Gorontalo.

Plt. Direktur Jendral Tata Ruang Kementerian ATR Abdul Kamaruzuki mengatakan, prinsipnya ia mendukung usulan Pemko Gorontalo. "Saya rasa dari segi perbatasan wilayah, dan garis pantai tidak masalah. Demikian juga dengan ruang terbuka hijau yang sudah 36 persen terbangun," katanya.

Kegiatan yang dijadwalkan hingga 6 November 2021 ini akan menghimpun masukan-masukan dari berbagai lembaga dan kementerian. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Taman Bendera Pusaka...
Taman Bendera Pusaka Buka 24 Jam, Bukan Tempat untuk Tidur
Ganesh Institute Berikan...
Ganesh Institute Berikan 3 Catatan untuk Pembangunan Sosial Kota Malang
Kongres IAP Jakarta,...
Kongres IAP Jakarta, Direktur BPODT Raja Malem Tarigan Terima Anugerah Karyanagara
Pasar Barito Dibongkar,...
Pasar Barito Dibongkar, Pramono Sebut untuk Memperluas Ruang Terbuka Hijau
Perbanyak Ruang Terbuka...
Perbanyak Ruang Terbuka Hijau di Jakarta, Pramono Bakal Bangun Taman di Kolong Tol
Jakarta Perkuat Ruang...
Jakarta Perkuat Ruang Hijau, Kontribusi Pajak Warga Jadi Penopang
Inovasi Beton SIG Dukung...
Inovasi Beton SIG Dukung Pembangunan Ruang Hijau dan Kota Berkelanjutan
Bukan Cuma Gedung Tinggi,...
Bukan Cuma Gedung Tinggi, Unika Atma Jaya Punya Ruang Terbuka Hijau di Tengah Jakarta
Rekomendasi
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved