Mudik Lebaran Dilarang, Awak Angkutan Umum Diusulkan Dapat BLT

Rabu, 07 April 2021 - 16:30 WIB
loading...
Mudik Lebaran Dilarang,...
Ketua DPC Organda Kabupaten Semarang Hadi Mustofa saat meninjau operasional angkutan umum di Terminal Bawen. Foto/SINDOnews/Angga Rosa
A A A
SALATIGA - Awak angkutan umum diusulkan dapat bantuan langsung tunai (BLT) menyusul adanya kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 . Bantuan tersebut untuk meringankan beban awak angkutan umum yang seharusnya meraup rezeki saat mudik Lebaran.

Baca juga: Mudik Lebaran, Kendaraan Masuk Jawa Tengah Harus Kantongi Izin Gubernur

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyatakan berupaya membantu awak angkutan umum yang terdampak larangan mudik dengan mengusulkan insentif ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Sementara ini, besaran insentif pengganti kerugian sopir maupun pekerja transportasi akibat larangan mudik masih dikaji bersama pemangku kepentingan.

Baca juga: 4 Warga Papua Nugini Ditangkap, Ketahuan Selundupkan 1 Ton Vanili ke Jayapura

"Kami sudah mengajukan usulan bantuan langsung tunai bagi pekerja transportasi. Kami juga mengupayakan bantuan bagi siapapun yang terdampak kebijakan larangan mudik dari sisi ekonomi," katanya, Rabu (7/4/2021).

Dia menyatakan, pihaknya prihatin dengan nasib awak angkutan umum saat ini. Namun harus dimengerti bersama kesehatan masyarakat sekarang menjadi prioritas utama pemerintah.

Terkait pembahasan usulan BLT awak angkutan umum, Bondan mengatakan belum berencana memanggil atau mengajak udiensi dengan perwakilan Organisasi Angkutan Darat (Organda).



Dia mengaku, sekarang masih proses koordinasi DPRD bersama eksekutif. Termasuk menyangkut kewenangan pembiayaan BLT akan diambil alih pemerintah pusat, provinsi atau diserahkan Pemkab Semarang.

"Kami sudah berkoordinasi dan usulkan. Ini menunggu keputusan siapa nanti yang akan membiayai, apakah pemerintah pusat, provinsi atau kabupaten," ujarnya

Sebelumnya, Ketua Organda Kabupaten Semarang Hadi Mustofa menyatakan, kebijakan larangan mudik Lebaran berdampak pada ekonomi awak angkutan umum. Karena itu, DPC Organda Kabupaten Semarang meminta pemerintah untuk memberikan BLT bagi awak angkutan umum.

"Jumlah total sopir dan kernet maupun anggota Organda Kabupaten Semarang berjumlah 4.000 orang. Kami berharap ada bantuan bagi awak angkutan supaya mereka bisa memenuhi kebutuhan pada saat Lebaran nanti," ucapnya.

Dia mengatakan, DPC Organda Kabupaten Semarang mendukung kebijakan larangan mudik demi mencegah penularan COVID-19. Hanya, kata dia, pemerintah juga memikirkan nasib masyarakat yang terdampak kebijakan tersebut.

"Kami berharap, juga ada kebijakan untuk membantu awak angkutan umum yang menganggur akibat larangan mudik," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inovatif, DPRD Salatiga...
Inovatif, DPRD Salatiga Ubah Lobi Kantor Jadi Ruang Literasi Hukum
Puncak Gernas BBI dan...
Puncak Gernas BBI dan BBWI Meriahkan HUT ke-79 Provinsi Jateng di Salatiga
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Mafia Tanah Penilep 11 Bidang Tanah di Salatiga
Bank Jatim Dukung Pemprov...
Bank Jatim Dukung Pemprov Jatim Salurkan BLT bagi 393 Buruh Pabrik di Bojonegoro
Sopir Mopen yang Tewaskan...
Sopir Mopen yang Tewaskan 4 Penumpang di Aceh Terbukti Positif Narkoba
Viral, Siswa SD di Salatiga...
Viral, Siswa SD di Salatiga Study Tour ke 3 Negara Naik Pesawat
Raja Salman Bagi-bagi...
Raja Salman Bagi-bagi Duit Ramadan Rp13,4 Triliun, Per Keluarga Arab Saudi Dapat Rp4,4 Juta
Penyaluran Door to Door...
Penyaluran Door to Door BLTS Kesra di Lampung, dari Kantor Pos Diantar ke Rumah
Pencairan BLT Kesra...
Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Jadi Harapan Warga di Akhir Tahun 2025
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved