4 Warga Papua Nugini Ditangkap, Ketahuan Selundupkan 1 Ton Vanili ke Jayapura

Rabu, 07 April 2021 - 13:58 WIB
loading...
4 Warga Papua Nugini...
Lantamal X Jayapura, Papua berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton vanili yang dibawa 4 orang warga negara asing (WNA) dari Papua Nugini. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Satuan Patroli (Satrol) Lantamal X Jayapura, Papua berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton vanili yang dibawa 4 orang warga negara asing (WNA) dari Papua Nugini (PNG).

Baca juga: Tak Dapat Izin, Pesawat Air Niugini Gagal Turunkan 5 Ton Vanili di Sentani

Vanili selundupan yang dikemas dalam 36 koli tersebut diamankan oleh tim patroli TFQR (Third Fleet Quick Respondse) Lantamal X Jayapura yang dipimpin Serma SBA Rein S Huwae menggunakan Sea Raider 2 di sekitar perairan laut Jayapura pada Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Tembus Rp4 Juta per Kilogram, Pemkot Salatiga Ajak Petani Budidaya Vanili

Empat warga Papua Nugini berinisial KL (37), PB (18), NY (36), dan RM (51) ditangkap dalam satu spedboat. Selain vanili, barang bukti yang diamankan berupa 10 jeriken kosong ukuran 35 liter, 1 jeriken terisi penuh, 2 handphone, serta 1 notebook.

Komandan Lantamal X Jayapura, Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho bersama Polda Papua, Kejaksaan Negeri Jayapura, Bea Cukai dan Karantina Pertanian Jayapura menjelaskan bahwa 1 ton vanilli berserta 4 orang warga asing dari Papua Nigini diamankan lantaran tidak melengkapi diri dengan dokumen termasuk barang bawaan.

"Simpelnya adalah baik itu manusia, barang atau apapun itu yang masuk dari luar negeri atau sebaliknya harus melengkapi dokumen. Kalau orang itu identitas diri, atau surat izin dan ini dibuat pemerintah untuk ditaati," kata Danlanal X, Rabu (7/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Rekomendasi
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved