Tangis Wasito Pecah, Putranya yang Masih SMP Selamat Dari Tabrakan Kapal di Laut Indramayu
Minggu, 04 April 2021 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Nurwaeni, Eriyanto sudah dua kali pergi melaut untuk mencari ikan . Biasanya dalam sekali melaut dengan kurun waktu sekitar 10 hari, anak keduanya itu bisa mendapat penghasilan Rp200 ribu.
Baca juga: Sumba Timur Gempar, Bendung Kambaniru Patah Warga Panik Berlarian Mengungsi
Uang yang didapat Eriyanto ini, lanjutnya, digunakan untuk membantu perekonomian keluarganya. Nurwaeni sendiri tidak ingin kejadian buruk menimpa Eriyanto. Sebab, sebelumnya anak pertamanya atau kakak dari Eriyanto, mengalami kecelakaan di laut dan meninggal dunia. "Dia masih SMP. Saya takut. Kakak pertamanya juga meninggal dunia karena kecelakaan di laut," ujarnya.
Saat ini, Nurwaeni ingin segera bertemu dengan Eriyanto. Ia merasa bersyukur karena anaknya selamat dari insiden tabrakan kapal itu. "Kalau mau ngelarang juga gak bisa. Dia kekeh mau melaut. Kalau pulang, semua uangnya dikasih ke saya, dia gak megang sama sekali. Saya bersyukur dia selamat," pungkasnya.
Baca juga: Sumba Timur Gempar, Bendung Kambaniru Patah Warga Panik Berlarian Mengungsi
Uang yang didapat Eriyanto ini, lanjutnya, digunakan untuk membantu perekonomian keluarganya. Nurwaeni sendiri tidak ingin kejadian buruk menimpa Eriyanto. Sebab, sebelumnya anak pertamanya atau kakak dari Eriyanto, mengalami kecelakaan di laut dan meninggal dunia. "Dia masih SMP. Saya takut. Kakak pertamanya juga meninggal dunia karena kecelakaan di laut," ujarnya.
Saat ini, Nurwaeni ingin segera bertemu dengan Eriyanto. Ia merasa bersyukur karena anaknya selamat dari insiden tabrakan kapal itu. "Kalau mau ngelarang juga gak bisa. Dia kekeh mau melaut. Kalau pulang, semua uangnya dikasih ke saya, dia gak megang sama sekali. Saya bersyukur dia selamat," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :