24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:07 WIB
loading...
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang imbas kecelakaan Kapal KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang imbas kecelakaan Kapal KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas ) Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar.
"Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan," ujarnya melalui keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melakukan operasi SAR terhadap kecelakaan kapal KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) pukul 05.00 Wita dengan membawa penumpang.
Baca Juga: KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Kapal kemudian mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar. Setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung mengerahkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para penumpang kapal.
"Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," tuturnya.
Dalam operasi tersebut, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan dan mengevakuasi sejumlah penumpang KM Nurul Salsa pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi oleh KM Harapan Kita, termasuk awak kapal, dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik kejadian.
"Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan," ujarnya melalui keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melakukan operasi SAR terhadap kecelakaan kapal KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) pukul 05.00 Wita dengan membawa penumpang.
Baca Juga: KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Kapal kemudian mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar. Setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung mengerahkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para penumpang kapal.
"Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," tuturnya.
Dalam operasi tersebut, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan dan mengevakuasi sejumlah penumpang KM Nurul Salsa pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi oleh KM Harapan Kita, termasuk awak kapal, dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik kejadian.
Lihat Juga :