Dampak Covid-19, TPU di Medan Sepi Peziarah Menjelang Ramadhan
Sabtu, 18 April 2020 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Dia bukan tidak mentaati anjuran dari pemerintah, namun sudah kebiasaannya untuk selalu berziarah menjelang bulan suci Ramadan. "Ini kan memang sudah kebiasaan saya sebelum Ramadan atau setip harinya saya berziarah, karena banyak keluarga saya yang dimakamkan di sini," sebutnya.
Selain itu, pedagang bunga pun rugi karena dampak covid-19 ini. Seperti yang diutarakan seorang Pedagang bunga, Ani, yang sudah lama menjajakan dagangannya di depan TPU Mandailing, Medan.
"Saya jualan bunga di sini sejak kecil. Biasanya ramai yang jualan bunga berjejer di sebelah saya. Sekarang mereka pada takut. Pengunjung juga biasanya sampai antri berdesak-desakan, sekarang jalanan lempang kosong, tidak ada yang mau beli bunga untuk ziarah," tuturnya.
Dia mengaku sangat sedih karena banyak masyarakat yang takut terhadap virus corona, sehingga tidak ada peziarah yang datang ke TPU Mandailing membeli bunganya. "semuanya takut mati kena corona, tidak mau ziarah. Hari ini saya baru laku jualan 3 bungkus bunga saja," ucapnya. Dikatakannya, setiap bungkus bunga dihargai Rp5.000, sehingga penghasilannya tidak mencukupi untuk dibawa pulang.
Selain itu, pedagang bunga pun rugi karena dampak covid-19 ini. Seperti yang diutarakan seorang Pedagang bunga, Ani, yang sudah lama menjajakan dagangannya di depan TPU Mandailing, Medan.
"Saya jualan bunga di sini sejak kecil. Biasanya ramai yang jualan bunga berjejer di sebelah saya. Sekarang mereka pada takut. Pengunjung juga biasanya sampai antri berdesak-desakan, sekarang jalanan lempang kosong, tidak ada yang mau beli bunga untuk ziarah," tuturnya.
Dia mengaku sangat sedih karena banyak masyarakat yang takut terhadap virus corona, sehingga tidak ada peziarah yang datang ke TPU Mandailing membeli bunganya. "semuanya takut mati kena corona, tidak mau ziarah. Hari ini saya baru laku jualan 3 bungkus bunga saja," ucapnya. Dikatakannya, setiap bungkus bunga dihargai Rp5.000, sehingga penghasilannya tidak mencukupi untuk dibawa pulang.
(vit)
Lihat Juga :