Paskah Penuh Damai untuk Indonesia Dari Tanah Papua, Dirayakan Lintas Agama
Kamis, 01 April 2021 - 19:39 WIB
loading...
Paskah Lintas Umat Beragama di Papua. Foto/iNews TV/Edi Siswanto
A
A
A
JAYAPURA - Malam ini umat Nasrani di seluruh negeri menjalankan ibadah Kamis Putih , sebagai rangkaian dari perayaan Tri Hari Suci Paskah . Perayaan Paskah di Papua, ada yang berbeda.
Baca juga: Antisipasi Teror, 1.114 Personel Dikerahkan Amankan Misa Tri Hari Suci Paskah di Sleman
Ibadah Paskah di Papua, khususnya di Kota Jayapura, selain dilakukan di gereja-gereja oleh umat nasrani sendiri, pelaksanaan perayaan Paskah juga di gelar bersama umat agama lain, Kamis (1/4/2021).
Ibadah Paskah ini diberi nama Paskah Lintas Agama dengan tema "Memancarkan Kasih dan Damai Dari Papua untuk Indonesia" yang diselenggarakan di salah satu hotel kenamaan di wilayah Entrop Kota Jayapura.
Baca juga: Bandung Gempar, Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Habib Temukan Atribut FPI
Pengagasnya Paskah Lintas Umat Beragama ini adalah Full Gospel Bussines Men's Fellowship Internasional (FGBMFI) Indonesia Regional Papua, bekerjasama Persatuan Gereja Gereja Papua (PGGP) dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua.
Ketua Panitia Paskah Lintas Umat Beragama, yang juga sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo mengakui jika pesan yang ingin disampaiakan dalam perayaan Paskah ini, adalah pesan kedamaian dan kerukunan antar umat beragama dari ujung timur Indonesia, Provinsi Papua.
" Paskah ini diharapkan bukan hanya seremonial saja, namun lebih pada adanya harapan untuk meningkatkan keimanan, serta ketaqwaan sekaligus menjadi sarana mewujudkan kerukunan antar sesama umat beragama, serta memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa dan negara," kata Nikolaus.
Baca juga: Batam Gempar, Pemuda 25 Tahun Layani Cetak Ijazah dan Dokumen Palsu
Pihaknya juga mengutuk persitiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Makassar. Aksi bom bunuh diri tidak diajarkan pada agama apapun itu. "Kami mengajak seluruh umat beragama di Papua, menolak terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai luhur sebagai bangsa yang menjunjung Ketuhanan dan nilai-nilai Kebhinekaan kita," tegasnya.
Lanjut dia, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dengan keragamanan budaya, adat istiadat dan agama yang kesemuanya itu untuk kesejahteraan sosial dan kerukunan umat beragama. Namun itu kata Nikolaus, bisa terwujud kalau semua elemen masyarakat di Indonesia bisa berkomitmen bersama.
"Harus memiliki komitmen berasama untuk mengkesampingkan fanatisme agamanya dan mengedepankan nilai-nilai universal yang terkandung dalam ajaran agamanya dan sadar bahwa kita hidup berdampingan dan adalah kehendak Tuhan," ucapnya.
Baca juga: Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Dengan itu, kata Nikolaus, kerukunan antar umat akan terwujud, dan perbedaan agama tidak menjadi penghalang bagi setiap orang atau kelompok masyatakat untuk hidup berdampingan. "Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama di Papua, perbedaan bukan menjadi penghalang, bukan menjadi celah untuk perpecahan. Mari kita bangun bangsa ini, kita bangun Papua ini berasama menuju kedamaian dan kesejahteraan," pungkasnya.
Perayaan Paskah Lintas Umat Beragama ini juga dihadiri Wakil Presiden, KH. Ma'ruf Amin; Mentri Agama Yoqut Cholil Qoumas; Menkopolhukam Mahmud M.D; Ketua MPR Bambang Susetyo; Ketua DPD La Nyala Mattalitti; dan Kaba Intelkam Mabes Polri Komjen Pol. Paulus Waterpauw melalui virtual.
Baca juga: Gara-gara Cemburu, Warga Tomohon Dibacok Parang Saat Belanja di Pasar Bersehati
Pelaksanaan Paskah Lintas Umat Beragama ini juga dilakukan pengamanan ketat aparat kepolisian. Pantauan di lokasi, setidaknya sekitar satu regu Brimob bersiaga di dalam dan diluar gedung hotel. Alat pendeteksi logam dan pemeriksaan tamu undangan dilakukan personil Brimob di pintu masuk ruang kegiatan.
Baca juga: Antisipasi Teror, 1.114 Personel Dikerahkan Amankan Misa Tri Hari Suci Paskah di Sleman
Ibadah Paskah di Papua, khususnya di Kota Jayapura, selain dilakukan di gereja-gereja oleh umat nasrani sendiri, pelaksanaan perayaan Paskah juga di gelar bersama umat agama lain, Kamis (1/4/2021).
Ibadah Paskah ini diberi nama Paskah Lintas Agama dengan tema "Memancarkan Kasih dan Damai Dari Papua untuk Indonesia" yang diselenggarakan di salah satu hotel kenamaan di wilayah Entrop Kota Jayapura.
Baca juga: Bandung Gempar, Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Habib Temukan Atribut FPI
Pengagasnya Paskah Lintas Umat Beragama ini adalah Full Gospel Bussines Men's Fellowship Internasional (FGBMFI) Indonesia Regional Papua, bekerjasama Persatuan Gereja Gereja Papua (PGGP) dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua.
Ketua Panitia Paskah Lintas Umat Beragama, yang juga sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo mengakui jika pesan yang ingin disampaiakan dalam perayaan Paskah ini, adalah pesan kedamaian dan kerukunan antar umat beragama dari ujung timur Indonesia, Provinsi Papua.
" Paskah ini diharapkan bukan hanya seremonial saja, namun lebih pada adanya harapan untuk meningkatkan keimanan, serta ketaqwaan sekaligus menjadi sarana mewujudkan kerukunan antar sesama umat beragama, serta memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa dan negara," kata Nikolaus.
Baca juga: Batam Gempar, Pemuda 25 Tahun Layani Cetak Ijazah dan Dokumen Palsu
Pihaknya juga mengutuk persitiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Makassar. Aksi bom bunuh diri tidak diajarkan pada agama apapun itu. "Kami mengajak seluruh umat beragama di Papua, menolak terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai luhur sebagai bangsa yang menjunjung Ketuhanan dan nilai-nilai Kebhinekaan kita," tegasnya.
Lanjut dia, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dengan keragamanan budaya, adat istiadat dan agama yang kesemuanya itu untuk kesejahteraan sosial dan kerukunan umat beragama. Namun itu kata Nikolaus, bisa terwujud kalau semua elemen masyarakat di Indonesia bisa berkomitmen bersama.
"Harus memiliki komitmen berasama untuk mengkesampingkan fanatisme agamanya dan mengedepankan nilai-nilai universal yang terkandung dalam ajaran agamanya dan sadar bahwa kita hidup berdampingan dan adalah kehendak Tuhan," ucapnya.
Baca juga: Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Dengan itu, kata Nikolaus, kerukunan antar umat akan terwujud, dan perbedaan agama tidak menjadi penghalang bagi setiap orang atau kelompok masyatakat untuk hidup berdampingan. "Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama di Papua, perbedaan bukan menjadi penghalang, bukan menjadi celah untuk perpecahan. Mari kita bangun bangsa ini, kita bangun Papua ini berasama menuju kedamaian dan kesejahteraan," pungkasnya.
Perayaan Paskah Lintas Umat Beragama ini juga dihadiri Wakil Presiden, KH. Ma'ruf Amin; Mentri Agama Yoqut Cholil Qoumas; Menkopolhukam Mahmud M.D; Ketua MPR Bambang Susetyo; Ketua DPD La Nyala Mattalitti; dan Kaba Intelkam Mabes Polri Komjen Pol. Paulus Waterpauw melalui virtual.
Baca juga: Gara-gara Cemburu, Warga Tomohon Dibacok Parang Saat Belanja di Pasar Bersehati
Pelaksanaan Paskah Lintas Umat Beragama ini juga dilakukan pengamanan ketat aparat kepolisian. Pantauan di lokasi, setidaknya sekitar satu regu Brimob bersiaga di dalam dan diluar gedung hotel. Alat pendeteksi logam dan pemeriksaan tamu undangan dilakukan personil Brimob di pintu masuk ruang kegiatan.
(eyt)
Lihat Juga :