Ketua KPK Beri Penyuluhan Antikorupsi di Lapas Sukamiskin, Eks Pejabat Korup Tak Hadir
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:23 WIB
loading...
Ketua KPK, Firli Bahuri memberikan penyuluhan antikorupsi kepada warga binaan di Lapas Sukamiskin, Rabu (31/3/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Firli Bahuri hadir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Rabu (31/3/2021). Firli hadir sebagai pembicara kegiatan "Penyuluhan Antikorupsi Narapidana Tindak Pidana Korupsi" yang diikuti puluhan warga binaan di lapas khusus napi korupsi tersebut.
Firli menuturkan, warga binaan yang menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin telah melakukan penyimpangan sosial, sehingga harus diberi hukuman. Namun, kata Firli, jika telah selesai menjalani hukuman dan kembali ke masyarakat, warga binaan diibaratkan bayi yang baru lahir.
Baca juga: Direksi PDAM Giri Tirta Gresik Diperiksa KPK, Diduga Terkait Pengadaan Barang 2012
"Artinya, setelah rekan-rekan mendalami seluruh proses dan selesai melalui proses itu, rekan-rekan semua kembali ke keadaan semula. Bersih ibarat baru lahir karena sesungguhnya kita adalah hijrah," tutur Firli.
Firli pun berharap, masyarakat dapat menerima warga binaan yang telah selesai menjalani hukuman. Dia juga mengingatkan, jangan sampai label koruptor terus disematkan kepada mereka karena mereka bakal kesulitan beradaptasi dan bersosialisasi kembali di lingkungannya.
Firli menuturkan, warga binaan yang menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin telah melakukan penyimpangan sosial, sehingga harus diberi hukuman. Namun, kata Firli, jika telah selesai menjalani hukuman dan kembali ke masyarakat, warga binaan diibaratkan bayi yang baru lahir.
Baca juga: Direksi PDAM Giri Tirta Gresik Diperiksa KPK, Diduga Terkait Pengadaan Barang 2012
"Artinya, setelah rekan-rekan mendalami seluruh proses dan selesai melalui proses itu, rekan-rekan semua kembali ke keadaan semula. Bersih ibarat baru lahir karena sesungguhnya kita adalah hijrah," tutur Firli.
Firli pun berharap, masyarakat dapat menerima warga binaan yang telah selesai menjalani hukuman. Dia juga mengingatkan, jangan sampai label koruptor terus disematkan kepada mereka karena mereka bakal kesulitan beradaptasi dan bersosialisasi kembali di lingkungannya.
Lihat Juga :