Bandar Sesatkan Polisi, Polda Jatim Usut Kaitan Salah Tangkap Kolonel TNI AD dengan Jaringan Narkoba
Senin, 29 Maret 2021 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini, menurut Gatot berawal dari penangkapan dua tersangka, yang merupakan wanita pemandu lagu atau purel yakni FN dan CR di tepi Jalan LA Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (24/3/2021) malam pukul 22.30 WIB.
Baca juga: Baku Tembak Warnai Penggerebekan Industri Senjata Api Rakitan di OKI
Dua tersangka FN dan CR kedapatan membawa 1,5 ineks . Dari keterangan FN, akhirnya diketahui bahwa ineks tersebut didapatkan dari tersangka IL. "Akhirnya petugas berpura-pura menjadi FN dan menghubungi IL," tuturnya.
Awalnya IL mengajak bertemu di Hotel Regent Malang, kamar nomor 619. Kemudian berubah ke kamar 419 , namun IL menempati kamar 415. "Saat petugas mengetuk kamar 419, ternyata yang keluar bukan IL," imbuh Gatot.
![Bandar Sesatkan Polisi, Polda Jatim Usut Kaitan Salah Tangkap Kolonel TNI AD dengan Jaringan Narkoba]()
Di dalam kamar 419 tersebut, ternyata dihuni oleh seorang perwira menengah TNI AD, Kolonel I Wayan Sudarsana. Polisi kehilangan jejak IL yang melarikan diri dari kamar hotel tempatnya menginap, dan baru menyerahkan diri pada Sabtu (27/3/2021) tengah malam.
Baca juga: Sebelum Ledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar, Pelaku Sempat Unggah Ini di Medsos
Baca juga: Baku Tembak Warnai Penggerebekan Industri Senjata Api Rakitan di OKI
Dua tersangka FN dan CR kedapatan membawa 1,5 ineks . Dari keterangan FN, akhirnya diketahui bahwa ineks tersebut didapatkan dari tersangka IL. "Akhirnya petugas berpura-pura menjadi FN dan menghubungi IL," tuturnya.
Awalnya IL mengajak bertemu di Hotel Regent Malang, kamar nomor 619. Kemudian berubah ke kamar 419 , namun IL menempati kamar 415. "Saat petugas mengetuk kamar 419, ternyata yang keluar bukan IL," imbuh Gatot.
.jpg)
Di dalam kamar 419 tersebut, ternyata dihuni oleh seorang perwira menengah TNI AD, Kolonel I Wayan Sudarsana. Polisi kehilangan jejak IL yang melarikan diri dari kamar hotel tempatnya menginap, dan baru menyerahkan diri pada Sabtu (27/3/2021) tengah malam.
Baca juga: Sebelum Ledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar, Pelaku Sempat Unggah Ini di Medsos
Lihat Juga :