Dam Kali Kawat, Dinilai Jadi Solusi Air Bagi Petani di Banyuwangi
Jum'at, 26 Maret 2021 - 17:20 WIB
loading...
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau Dam kali Kawat dan menanam benih ikan. Foto/Ist
A
A
A
BANYUWANGI - Saluran irigasi menjadi tulang pungung petani di Banyuwangi . Penambahan irigasi terus dilakukan untuk bisa memasok air bagi para petani yang tersebar di berbagai wilayah.
Salah satunya pembangunan Dam Kali Kawat di Dusun Krajan, Desa Sarongan. Dulu, ketika dam masih mangkrak, petani hanya mengandalkan hujan untuk mengairi sawah mereka.
Akibatnya, hasil pertanian kurang optimal, hanya setengah dari sawah normal. Hujan yang diandalkan juga bisa menjadi sumber masalah ketika debitnya berlebihan karena menyebabkan sawah kebanjiran.
Berfungsinya dam membawa aliran air bisa diatur sesuai kebutuhan. Dua bulan setelah pengerukan pertama yang dilakukan 27 Juli, petani sudah merasakan manfaat.
Pada akhir 2020, petani sudah menanam normal meski pada waktu itu belum banyak hujan turun. Awal Maret 2021, petani sudah berhasil memanen padi mereka.
“Dulu betul-betul tergantung hujan, sekarang sudah normal,” kata Suroso, salah satu petani, Jumat (26/3/2021).
Salah satunya pembangunan Dam Kali Kawat di Dusun Krajan, Desa Sarongan. Dulu, ketika dam masih mangkrak, petani hanya mengandalkan hujan untuk mengairi sawah mereka.
Akibatnya, hasil pertanian kurang optimal, hanya setengah dari sawah normal. Hujan yang diandalkan juga bisa menjadi sumber masalah ketika debitnya berlebihan karena menyebabkan sawah kebanjiran.
Berfungsinya dam membawa aliran air bisa diatur sesuai kebutuhan. Dua bulan setelah pengerukan pertama yang dilakukan 27 Juli, petani sudah merasakan manfaat.
Pada akhir 2020, petani sudah menanam normal meski pada waktu itu belum banyak hujan turun. Awal Maret 2021, petani sudah berhasil memanen padi mereka.
“Dulu betul-betul tergantung hujan, sekarang sudah normal,” kata Suroso, salah satu petani, Jumat (26/3/2021).
Lihat Juga :