Gubernur Sugianto Sabran Pimpin Rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Kalteng
Kamis, 25 Maret 2021 - 13:08 WIB
loading...
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat pimpin Rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Wilayah Provinsi Kalteng
A
A
A
PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Provinsi Kalteng. Rapat digelar di Aula Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Rabu (24/03/2021).
Rakor PPKM digelar secara tatap muka dan virtual diikuti Bupati/Walikota se-Kalteng, Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait.
Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng Darliansjah dalam laporannya menyampaikan perkembangan Covid-19 di Provinsi Kalteng. Ia menyatakan pada 23 Maret 2021, jumlah konfirmasi sebanyak 16.255 kasus, atau sekitar 1,10 persen dari jumlah kasus konfirmasi Nasional. Jumlah dalam perawatan sebanyak 1.780 orang atau 10,95 persen dari jumlah konfirmasi, lebih tinggi dari Nasional yang berada pada angka 8,59 persen.
Sedangkan, jumlah yang sembuh sebanyak 14.063 orang atau 86,51 persen dari jumlah konfirmasi, lebih rendah dari Nasional yang berada pada angka 88,70 persen. Jumlah kematian sebanyak 412 orang atau 2,53 persen dari jumlah konfirmasi, lebih rendah dari Nasional yang berada pada angka 2,71 persen.
Lebih lanjut Darliansjah mengatakan tren kasus aktif di wilayah Kalteng dalam 7 hari terakhir mengalami peningkatan. Jumlah kasus aktif pada 17 Maret 2021 sebanyak 1.550 kasus, kemudian pada 23 Maret 2021 meningkat menjadi 1.780 kasus. Ini berarti mengalami peningkatan sebanyak 230 kasus atau 14,8 persen.
Sebanyak 9 Kabupaten/Kota mengalami peningkatan kasus aktif yaitu Palangka Raya, Kapuas, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Gunung Mas, Pulang Pisau, Katingan, Sukamara dan Barito Utara, sedangkan 5 kabupaten mengalami penurunan kasus aktif yaitu Kotawaringin Barat, Murung Raya, Barito Selatan, Seruyan dan Lamandau.
Rakor PPKM digelar secara tatap muka dan virtual diikuti Bupati/Walikota se-Kalteng, Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait.
Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng Darliansjah dalam laporannya menyampaikan perkembangan Covid-19 di Provinsi Kalteng. Ia menyatakan pada 23 Maret 2021, jumlah konfirmasi sebanyak 16.255 kasus, atau sekitar 1,10 persen dari jumlah kasus konfirmasi Nasional. Jumlah dalam perawatan sebanyak 1.780 orang atau 10,95 persen dari jumlah konfirmasi, lebih tinggi dari Nasional yang berada pada angka 8,59 persen.
Sedangkan, jumlah yang sembuh sebanyak 14.063 orang atau 86,51 persen dari jumlah konfirmasi, lebih rendah dari Nasional yang berada pada angka 88,70 persen. Jumlah kematian sebanyak 412 orang atau 2,53 persen dari jumlah konfirmasi, lebih rendah dari Nasional yang berada pada angka 2,71 persen.
Lebih lanjut Darliansjah mengatakan tren kasus aktif di wilayah Kalteng dalam 7 hari terakhir mengalami peningkatan. Jumlah kasus aktif pada 17 Maret 2021 sebanyak 1.550 kasus, kemudian pada 23 Maret 2021 meningkat menjadi 1.780 kasus. Ini berarti mengalami peningkatan sebanyak 230 kasus atau 14,8 persen.
Sebanyak 9 Kabupaten/Kota mengalami peningkatan kasus aktif yaitu Palangka Raya, Kapuas, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Gunung Mas, Pulang Pisau, Katingan, Sukamara dan Barito Utara, sedangkan 5 kabupaten mengalami penurunan kasus aktif yaitu Kotawaringin Barat, Murung Raya, Barito Selatan, Seruyan dan Lamandau.
Lihat Juga :