Dokter Spesialis Saraf Sekaligus Dosen USU Irsan Lubis Wafat, Hasil Swab Masih Ditunggu
Selasa, 19 Mei 2020 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi masyarakat yang telah berupaya memahami wabah Covid-19, sehingga masyarakat bisa mengambil sikap yang tepat dan berpartisipasi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Sumut.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah saat memberikan keterangan pers di Media Center GTPP Covid-19 Sumut di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30 Medan, Selasa (19/5/2020).
“Kita melihat sekarang masyarakat sudah banyak berubah, mulai dari menyadari pentingnya pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat, sudah mulai membiasakan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan sudah menjadi tidak nyaman apabila di tengah kerumunan,” kata Aris. (BACA JUGA: Satu Positif Corona, Seluruh Karyawan Supermarket Berastagi Akan Dirapid Test Covid-19)
Hal tersebut harus terus ditingkatkan terus menerus. Sebab tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Hanya upaya menjalankan protokol kesehatan yang bisa dilakukan saat ini.
“Semangat ini mestinya harus kita galakkan dan harus kita jadikan darah daging kita untuk menghadapi situasi pandemi secara global ini. Apalagi WHO sudah menyampaikan bahwa Covid-19 ini tidak akan bisa hilang dalam waktu yang singkat,” kata Aris.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah saat memberikan keterangan pers di Media Center GTPP Covid-19 Sumut di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30 Medan, Selasa (19/5/2020).
“Kita melihat sekarang masyarakat sudah banyak berubah, mulai dari menyadari pentingnya pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat, sudah mulai membiasakan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan sudah menjadi tidak nyaman apabila di tengah kerumunan,” kata Aris. (BACA JUGA: Satu Positif Corona, Seluruh Karyawan Supermarket Berastagi Akan Dirapid Test Covid-19)
Hal tersebut harus terus ditingkatkan terus menerus. Sebab tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Hanya upaya menjalankan protokol kesehatan yang bisa dilakukan saat ini.
“Semangat ini mestinya harus kita galakkan dan harus kita jadikan darah daging kita untuk menghadapi situasi pandemi secara global ini. Apalagi WHO sudah menyampaikan bahwa Covid-19 ini tidak akan bisa hilang dalam waktu yang singkat,” kata Aris.
(vit)
Lihat Juga :