Terlalu! Besi Penutup Saluran Drainase di Jalan Empunala Mojokerto Digasak Maling

Selasa, 23 Maret 2021 - 19:35 WIB
Terlalu! Besi Penutup Saluran Drainase di Jalan Empunala Mojokerto Digasak Maling
Lubang saluran drainase di Jalan Empunala Kota Mojokerto usai tutup besi menjadi sasaran pencuri. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
MOJOKERTO - Aksi kawanan pencuri kian membabibuta di wilayah Kota Mojokerto. Bahkan, besi penutup gorong-gorong atau drainase pun diembat juga.

Seperti yang terjadi di sepanjang trotoar Jalan Empunala, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Kurang lebih sembilan penutup drainase berbahan besi raib dari tempatnya. Tentunya ini membahayakan para pejalan kaki.

Baca juga: Hendak Curi Kabel di Gorong-gorong Cikokol, Pria Ini Tewas Tersengat Listrik

Informasi yang diperoleh, penutup gorong-gorong yang terbuat dari besi ini lenyap sejak empat hari terakhir. Sedikitnya ada sembilan tutup lubang saluran yang digasak pencuri.



Baca juga: Geger, Warga Temukan Buaya Sembunyi di Gorong-gorong Pasar

Rinciannya tiga titik di sekitar perempatan Jalan Empunala. Tiga titik berada di depan kantor Indihome Telkom Mojokerto. Serta tiga titik lainnya tersebar di depan pemukiman padat penduduk.

"Sejak hari Senin (22/3/2021) kemarin sudah hilang semua. Padahal sebelumnya lengkap. Kob bisa-bisanya pencuri mengambil tutup besi itu," kata Ardi (39), salah seorang warga di Jalan Empunala Kota Mojokerto, Selasa (23/3/2021).

Sejumlah warga, kata Ardi, berinisiatif untuk memasang penanda yang terbuat dari kayu dan bambu sebagai penanda lubang berukuran 50 cm persegi itu. Selain itu warga juga memasang lilitan plastik berwarna orange di sekitar lubang.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya pejalan kaki yang terperosok ke dalam lubang. Utamanya, saat kondisi malam hari. Terlebih lampu penerangan jalan di sekitar lubang juga kurang. "Terutama anak-anak kecil dan orang tua. Apalagi kalau malam kan kurang penerangan," jelas Ardi.

Hal serupa juga disampaikan petugas keamanan kantor Telkom Mojokerto, Winarto. Pria berusia 51 tahun ini mengaku kebingungan hendak melaporkan raibnya besi penutup drainase tersebut.

"Kita juga bingung mau lapor kemana, karena kejadian pastinya seperti apa juga gak paham. Cuman kayaknya (pencurinya) pakai alat gitu, soalnya kanan kirinya di mur," katanya.
(shf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1916 seconds (11.252#12.26)