Heboh, Air dan Api Bisa Menyatu di Lereng Gunung Lawu Bikin Gempar

Minggu, 21 Maret 2021 - 17:37 WIB
loading...
A A A


"Malam harinya pak Kades dan beberapa pemuda desa, melakukan penelusuran pipa plaron. Karena kondisinya malam hari dan tidak ada penerangan, dinyalakanlah korek api. Ternyata saat didekatkan di air malah menyala. Kemungkinan ada gasnya. Dan oleh warga dicoba untuk memasak telur juga matang," ujarnya.

Sejak saat itulah, fenomena alam yang akhirnya diberi nama oleh istri Bupati Karanganyar, Air Berapi Dukuh ini mulai diserbu warga yang merasa penasaran dan ingin melihat keajaiban alam.

Apalagi, ungkap Siti, warga setempat juga menyakini air tersebut bisa digunakan untuk obat. Setelah secara tak sengaja, anak pak Kades yang memiliki alergi di kulit, bisa sembuh setelah beberapa kali kakaknya dibasuh dengan menggunakan air tersebut.

"Salah satunya testimoni dari putra pak Lurah yang punya alergi di kulit. Setelah beberapa kali dibasuh dengan air tersebut alerginya hilang dan sembuh. Ini merupakan berkah bagi warga disini selain dipercaya bisa menyembuhkan penyakit kulit. Semoga kedepannya bisa dijadikan wisata untuk terapi," harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Krendowahono Syarif Hidayat mengatakan hasil penelitian sementara, kondisi air di lokasi tersebut, di kedalaman mulai 100 meter airnya mengandung gas dan belerang.

Menyangkut rumor yang berkembang bila mata air ini menyambung ke pantai Selatan itu tidak benar. Menurut hasil penelitian dari Litbangdas Solo dan Ciamis, lokasi dimana fenomena itu terjadi merupakan titik pertemuan Sungai Dayu dengan Bledug Kuwu.

"Kalau tersambung ke pantai selatan, tidak juga. Dari hasil penelitian para ahli, lokasi ini merupakan titik pertemuan antara air asin yang berasal dari Sungai Dayu dan gas dari Blegug Kuwu. Makannya mayoritas air di desa ini rasanya asin seperti air laut," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Puncak Gerhana Bulan...
Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Dimulai Pukul 18.03 WIB, Bisa Diamati secara Langsung!
Pakar ITB: Longsor Cisarua...
Pakar ITB: Longsor Cisarua Bandung Barat Akibat Faktor Alamiah dan Manusia yang Kompleks
Waspadai Ancaman Banjir...
Waspadai Ancaman Banjir Rob 17 November hingga 3 Desember 2025, Ini Daftar Daerah Terdampak!
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Rekomendasi
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved