Anggaran Dipangkas, Pemkab Maros Diminta Kurangi Perjalanan Dinas
Jum'at, 19 Maret 2021 - 21:04 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAROS - Pengamat ekonomi Universitas Muslim Maros, Samsu, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros untuk meminimalisir anggaran perjalanan dinas sebagai langkah efisiensi, dampak dari pemotongan anggaran daerah oleh pusat.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umma itu mengatakan, pemotongan anggara n dari pusat menjadi tantangan bagi pemerintah di daerah manapun. Oleh karena itu kata dia, pemkab dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam hal penggunaan anggaran.
Baca juga: Anggaran Dipangkas Rp32 M, Pemkab Maros Bahas Ulang Program
"Ini dirasakan semua daerah, salah satu langkah misalnya mengurangi perjalanan dinas. Pemanfaatan teknologi harus dilakukan mengurangi perjalanan itu," katanya, Jumat (19/3/2021).
Meski dituntut untuk melakukan efisiensi, Samsu meminta pemerintah untuk mendorong kebijakan pengembangan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi di masyarakat yang saat ini sangat terdampak karena Covid-19.
" UMKM inikan mendominasi daerah, ini yang perlu didorong dengan program dan penganggaran yang tepat. Karena ini yang membuat sektor ril kita akan bertumbuh," lanjutnya.
Baca juga: Rakor dengan 54 Pendamping, Wabup Maros Tekankan Akurasi Penerima PKH
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umma itu mengatakan, pemotongan anggara n dari pusat menjadi tantangan bagi pemerintah di daerah manapun. Oleh karena itu kata dia, pemkab dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam hal penggunaan anggaran.
Baca juga: Anggaran Dipangkas Rp32 M, Pemkab Maros Bahas Ulang Program
"Ini dirasakan semua daerah, salah satu langkah misalnya mengurangi perjalanan dinas. Pemanfaatan teknologi harus dilakukan mengurangi perjalanan itu," katanya, Jumat (19/3/2021).
Meski dituntut untuk melakukan efisiensi, Samsu meminta pemerintah untuk mendorong kebijakan pengembangan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi di masyarakat yang saat ini sangat terdampak karena Covid-19.
" UMKM inikan mendominasi daerah, ini yang perlu didorong dengan program dan penganggaran yang tepat. Karena ini yang membuat sektor ril kita akan bertumbuh," lanjutnya.
Baca juga: Rakor dengan 54 Pendamping, Wabup Maros Tekankan Akurasi Penerima PKH
Lihat Juga :