Pendangkalan Sungai di Tanasitolo Wajo Membuat Nelayan Kesulitan
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:05 WIB
loading...
Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Mustafa melakukan menggelar reses di Kecamatan Tanasitolo, Selasa (16/3/2021). Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Sejumlah masyarakat di Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo meminta pemerintah agar segera mengatasi pendangkalan Sungai Radi A Gani di Desa Pajalele, Kecamatan Tanasitolo.
Permintaan itu mereka sampaikan saat menghadiri reses anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Gerindra, Mustafa. Warga berharap, anggota dewan dapat menyampaikan aspirasi itu ke pemerintah secara langsung.
Baca juga: Reses Dewan, Warga Minta Pemerintah Bangun Insfrastruktur Pertanian
Menurut Mustafa, permintaan warga itu lantaran pendangkalan membuat nelayan kesulitan, karena harus menaruh perahunya sejauh puluhan kilometer. Kondisi ini dialami nelayan Desa Pajalele, Assorajang, Pakkanna, Nepo, Ujunge dan Kelurahan Tancung.
"Selain dangkal, Sungai Radi A Gani juga dipenuhi tumbuhan eceng gondok. Nelayan di enam desa di Kecamatan Tanasitolo harus menyimpan perahunya puluhan kilometer dari tempat tinggal, akibat sungai Radi A Gani sebagai jalur nelayan ke Danau Tempe mengalami pendangkalan. Aspirasi ini kami akan tampung, kami sesegera mungkin mencari solusi terbaik bersama pemerintah," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (16/3/2021).
Baca juga: Rumah Bernyanyi Tanpa Izin di Wajo Ditutup Satpol PP
Menurut anggota Komisi III DPRD Wajo itu, pendangkalan sungai sudah sangat sering dikeluhkan nelayan .
Permintaan itu mereka sampaikan saat menghadiri reses anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Gerindra, Mustafa. Warga berharap, anggota dewan dapat menyampaikan aspirasi itu ke pemerintah secara langsung.
Baca juga: Reses Dewan, Warga Minta Pemerintah Bangun Insfrastruktur Pertanian
Menurut Mustafa, permintaan warga itu lantaran pendangkalan membuat nelayan kesulitan, karena harus menaruh perahunya sejauh puluhan kilometer. Kondisi ini dialami nelayan Desa Pajalele, Assorajang, Pakkanna, Nepo, Ujunge dan Kelurahan Tancung.
"Selain dangkal, Sungai Radi A Gani juga dipenuhi tumbuhan eceng gondok. Nelayan di enam desa di Kecamatan Tanasitolo harus menyimpan perahunya puluhan kilometer dari tempat tinggal, akibat sungai Radi A Gani sebagai jalur nelayan ke Danau Tempe mengalami pendangkalan. Aspirasi ini kami akan tampung, kami sesegera mungkin mencari solusi terbaik bersama pemerintah," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (16/3/2021).
Baca juga: Rumah Bernyanyi Tanpa Izin di Wajo Ditutup Satpol PP
Menurut anggota Komisi III DPRD Wajo itu, pendangkalan sungai sudah sangat sering dikeluhkan nelayan .
Lihat Juga :